Tampilkan postingan dengan label KELUARGA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KELUARGA. Tampilkan semua postingan

Kamis, 03 November 2016

TERIMAKASIH ISTRIKU

Ini adalah makan terbaik yg ku makan, dari seorang istri berpeluh di pagi hari menyiap makan untuk suaminya yg pergi mencari ilmu. Ya Rabb, janjimu bagi wanita seperti ini ada syurga dr semua pintu seperti hadiah lekaki yg hanya menempuh syahid. Ya Rabb hr ini aku bersaksi, dia baik terhadap suaminya, dia shalat lg baik puasanya...Sungguh engkau Tuhan yg maha menepati janji...


Selasa, 27 September 2016

KARENA DIA LELAKI..

KARENA DIA LELAKI..
 Catatan Mahasiswa MPWK


Saat kamu dapati dia diam,..
Bukan dia tak memperhatikan apa yang kamu ucapkan,
Otaknya sedang berpikir dan mencari solusi terbaik dari masalahmu....
Yah....dia hanya tahu mencari mencari solusi dengan cara sederhana,
Dia tak ingin dirimu terbebani.....
Namun sayang mungkin dia, kurang mengerti apa yang kamu butuhkan...
Saat dia berpikir solusi bagimu, mungkin yang terpikir bagimu adalah pundak tempat bersandar....
Pelukan hangat di pinggangmu............
Agar tangismu lepas.................dan  legalah perasaanmu bukan solusi.

Mungkin dirimu tak menyadari wahai wanita,...
Saat malam tiba, engkau tertidur dengan wajah lelah......
Dia yang engkau anggap acuh akan selalu memperhatikanmu,
Di saat itulah mungkin matanya sembab karena melihat kesulitanmu,
Mungkin engkau tak dengar lirih doanya bagimu, dan kata....maaf yang tak kau lihat....

Jangan kamu tanyakan cinta padanya....
Ketika dia merelakan waktunya,  dia berusaha mewujudkan mimpimu
Ketika dia rela berlelah demi mencukupi dirimu...
Karena dia .....hanya tahu cinta itu untuk di wujudkan bukan untuk selalu dikatakan...

Senyummu adalah penawar  terindah dari remuk tubuhnya,
Rasa syukurmu adalah cemeti yang membakar jiwanya...
Dan doamu adalah penjaga baginya...

Cintailah dia dari takdirnya sebagai lelaki,
Karena engkau akan kecewa jika mencintainya dari hasratmu sebagai wanita
Engkau akan kecewa jika berharap tertulis ribuan puisi,
Karena baginya kalimat terindah adalah berusaha....

Saat itu kamu akan dapati,
Yang lebih baik dari mimpimu

Pada saatnya dia akan berkata padamu,
Maukah engkau menjadi sepasang sayapku....???
Mungkin engkau akan bingung perkataan itu....

Yah...dia akan berkata padamu....
Maukah engkau menjadi istriku dan bidadariku di syurga.....???

Engkau akan tahu, kalau dia hanya menginginkanmu....
Tak lagi indah bidadari itu baginya...

Melihat tanganmu yang memeluknya,
Kasih sayangmu membesarkan anaknya.....
Dan ciumanmu yang menghilangkan nestapanya...

Tembalang, 27 sept 2016
Catatan mahasiswa MPWK

Agus...

Senin, 22 Agustus 2016

SAAT ISTRIKU ULANG TAHUN ke 33

CATATAN MAHASISWA S2 (MPWK)

Hari ini..., jarak terasa jauh antara kita, seakan matahari terbit mengabarkan kegalauan hati. Bukan cinta segalanya, tapi ketulusan yang menghangatkan itu.

Seharusnya ketika tengah malam, jam berdentang engkau mendapati diriku di sisimu. Memelukmu, mencium keningmu dan berkata selamat milad ibu dari anakku. Semoga keberkahan atasmu...

Aku menulis ini di temani, instrumental love songs nya KENNY G...
"Looking into my eye's............................".
salah satu syairnya...
lagu yang indah untuk menyatakan penyesalan dan kerinduan atasmu....

"Everything i do, do it for you"... yup....."Do it for you".


Bukan baris puisi yang kamu harapkan, atau untaian mutiara, yang memang saat ini, aku belum mampu kalungkan di lehermu....Tapi pelukkan yang merasa dirimu terlindungi serta pundak tempat bersandar dirimu saat engkau lelah. Yah....itu yang aku tahu

Tulisan ini...aku tulis, di sebuah asrama di BPSM PU semarang,


" Maafkan aku Istriku,....aku tak ada di sampingmu di saat ulang tahunmu".


Kata apa yang mesti aku rangkai, sedangkan dipikiran seakan ada tembok tinggi. Kata apa lagi yang mesti aku tulis, jika seakan kata2 itu hilang entah kemana.

" Aku berdoa untukmu di hari jadimu yang ke 33, WAHAI BIDADARIKU..Semoga Tuhanku selalu menyanyangimu, kesuksesan selalu untukmu, keberkahan tercurah atasmu dan doa2 di kabulkannya....
Semoga kita selalu bersama di kehidupan ini atau ...di kehidupan nanti....

ISTRIKU MAU KAH ENGKAU MENJADI PENDAMPINGKU, JIKA AKU MASUK SYURGA NANTI?????

Di syurga memang ada 72 bidadari, namun mereka tak menjadi berharga jika dibandingkan mu. Bidadari tak pernah merasakan susah hidup ini, hidup yang kita rajut dengan rintihan, air mata dan tertawa.

Terimakasih atas setiap keringatmu, yang menjaga aku dan anak kita
Terimakasih atas kesabaranmu mendampingiku
Terimakasih atas setiap masakan yang tersedia di meja
terimakasih atas semuanya....

ISTRIKU.....HAPPY BIRTHDAY... 4 U



Tembalang, 23 agustus 2016


Minggu, 22 Mei 2016

Pernikahan bukan untuk bahagia

Pernikahan bukan untuk bahagia????

Selamat berbahagia ya??? Itu ucapan kita kepada orang yg sedang menikah atau ulang tahun..

Atau kita sering mendengarkan dongeng pengantar tidur, bahwa pangeran akhirnya menikah dan berbahagia selama lamanya...

Sadar ga sih kita,bahagia yang indentik dengan kesenangan kesenangan, tanpa ada duka. Padahal hidup ini, hari ini kita tersenyum...besuk kita menangis. Sore kita tertawa lepas, malamnya kita berderai air mata..

Sama seperti siang dan malam...selalu beriringan, sama seperti pria wanita yang ada untuk saling melengkapi.

Bukankah akan lebih indah untuk saling melengkapi, bukan untuk menjadi siapa yang lebih hebat....yang akhirnya saling menyakiti...

Kita mungkin akan bosan lihat di tv, ramai artis itu bercerai atas nama cinta dan demi kebahagian bersama...
Kita mungkin akan bosan lihat gaya selebriti yg mengumbar kemesraan tapi beberapa saat kemudian, mereka berkata tidak ada kecocokan dan terlalu banyak perbedaan.

Pernikahan adalah sarana bukan tujuan
Persahabatan adalah jalan bukan akhir segalanya...

Mari kita mereposisi diri kita, membawa mindset kita kepada seharusnya sebagai manusia, manusia yang harus menjalankan takdir sebagai wakil Tuhan untuk menjadikan bumi ini syurga, untuk menjadi suami yang mampu menjadikan istrinya bidadari,untuk menjadikan keturunannya generasi terbaik, menjadi sahabat yang mampu memberi syafaat dan cahaya.

PAti, 22 Mei 2016 by agus

Rabu, 09 Maret 2016

HUJAN- HUJAN BARENG

Mencari helm..........

anakku minta helm baru, hadeh...hlm yang lama jarang di pakai malah minta helm baru.
Tapi..........
kalau ga di turuti juga repot, coz...emang dia dah mulai besar. mesti pake helm kalau kemana- mana.
Abiznya, Ayahe emang baru mampu naik motor.

Jadi inget aku, sejak umur 2 taon . Dia naek motor kudus- tulung agung. Sekali jalan sekitar 300 kiloan lah.

Ya sih.., sebagai manusia biasa. Coz...aku bukan man of steel pa lagi spiderman yang bisa mencolot kesana kesini. Atau.........punya pintu kemana saja kayak doraemon... Hikz..hikz.... Ngarep.com

ada keinginan dan doa.....mengharap yang terbaik bagi keluargaku....................Sebuah mobil yang membuat keluargaku tidak kepanasan atau kehujanan. Apalagi ada hadist yg indah buat para pejantan dari Nabi SAW, bahwa kesempurnaan bagi lelaki ada 4 :
  1. Istri yang sholekah
  2. Tetangga yang baik dan mengajak kepada kebaikan...
  3. Kendaraan yang baik 
  4. Rumah yang besar..

Kalau mo di jelasin panjang sih, ga ada habis habisnya..............bisa2 aku ga kerja, malah nulis blog aja.

Eh...ya bro, tadi aku mo cerita apaan ya.................

Helm...ya...., ok. ok sabar ya bacanya....

Pulang dari shalat gerhana di masjid..., anakku bangun dan menangis...........
katanya gelap, kok ga gelap- gelap. Katanya ada gerhana....Nerocosnya...........aduh.....dasar bocah.

Penjelasan dan di berikan ibunya, tapi tetep saja dia ga mo nerima begitu saja....tau deh,
apa yang ngejelasin ketinggian ngomongnya atau ..........................rahasia aja deh.

Aku dan anakku nonton gerhana di rumah, anakku langsung cari chanel Trans tv...di situ kok yah.
Coba di ganti tetep dia mau. ga percaya??? ada bukti..sob. Sementara si ibu, masih betah dengan strikaan yang numpuk hampir 2 keranjang besar...
Aku menduga ntar kalau mo tidur bilang capek,......terus...minta pijitin deh...terus.........ga usah diterusin, ini urusan orang dewasa bos..

Habis gerhana, kita jalan nih ceritanya. Makan di warung Mbah TIPAH, Sop kerbau. Nyam.....seugerr bos.
tapi si bocah ga mau makan katanya belum lapar......
Kalau opor ada....mungkin dia mau, ya moga ja.

Celana pendek, baju seadanya......jalan bos menuju pasar kliwon...........
setahuku ada toko helm gede di sana, tapi.....................
saudara saudara apa yang terjadi tutup bos..................mau kemana nih, ke ke prambatan jauh, kalau kembali ke jekulo? aku juga ga tau tempatnya. Pilihan yang sulit, tapi kayak ke tempat aku tahu sajalah.....
Cuman aku ga yakin, kalau ntar anakku kalau lihat ada kudus ga mau mampir??? paling tidak, minta makanlah di cfcnya.

Yang penting helm dulu harus dapat, kalau g dapat jangan harap aku mo mampir ke ada..He..he,,,dalam hati.

Bos...
Kudus itu indah, cuman kalau lagi jalan tu..........aku lebih nyaman ke pati.
Kotanya sepi, pake mootor lancar jarang banget kita denger namannya macet......
He....he... jangan salah bos, aku tetep cinta kota kudus..... cinta yang wahid..., bukane ada orang bilang hanya orang-orang KUDUS YANG MASUK SYURGA??? JOS KAN. (ngepas ngeaske )
Satu lagi kalian mesti tahu.........bedalah kalau kudus lebih macet dari pati, Kelas Kudus itu kan kota Menengah sedang pati....kota kecil....., gimana? tapi pati....sekarang tambah bagusloh, banyak taman dan mal2 mulai berdiri.

Depan, Taman Menara kudus......
O...iya , ada toko helm gede di deket kali gelis. G gede2 amat sih, tapi...........lumayanlah.
Mampir dulu ah, sapa tau anake cocok......
Baru masuk .....cari helm baru warna biru, tapi ga cocok....
Lihat helm transformer...............jawabnya iya, wualah nak....155 rb itu harganya...
Ternyata.....helm sekarang mahal2, masak KYT sekarang yg murah 360 rb...
Gila bos, mending pake buat beras.....( wkk....ben sedikit kelihatan gaya).

Bukannya aku dukun ya, ato indra ke 6. Anakku minta ke Manajer rumah buat ke ADA, katanya laper dan mo makan.

Chiken Strip menjadi menu andalan anakku, Calbend menjadi minuman tetap dan........Es Krim Starwberry pa vanilla menjadi makanan pendamping. Ga da rencana  dan ga ingin ke ada. Akhirnya mampir juga, ya....ADA magnetmu begitu kuat menarik my son...(pake bhs inggris biar terbiasa.) , maen game menjadi agenda pasti .... 

Ga terasa, dah saatnya pulang...........
Hujan rintik...rintik...., di jok ga ada jas hujan.....sempurna. 
Tetep pulang, rawe rawe rantas malang malang putung. pokoe tetep pulang.
Tapi.........
Si manajer yang belakang bilang..." Cucianku , kehujanan lagi"....semntara si bocah di depan, senengnya hujan hujanan...
18 km mesti hujan hujanan.......insyaallah ga papa.
Di tengah jalan , aku tawarkan kepada manajer, tapi si cantik bilang. "tetep jalan aja yah."
Sambil berkata : " Ternyata enak juga ya hujan hujan kayak gini".

Dalam buaian hujan kami tetep jalan, kami bercerita dan menikmatinya.......ini akan menjadi kisah yang indah. Hujan hujan bareng, he...he....tapi dinginnya bos....itu perlahan juga aku rasakan.
sampai di daerah UMK istriku bilang,:" Semoga di rumah ga hujan".........

Istriku ga slah, siapa sih yang pengen hasil cuciannya basah lagi karena hujan. Hayo...bisa jawab ga?

" Bu...jangan begitu, kalau aku minta jangan hujan, aku rasanya malu sama gusti ALLAH."
" Lo KOk gitu yah?'. tanya manajer.
" Bu, hujan itu rahmat....begitulah Al Quran menyebutkan, kok kita nolak rahmat itu bagaimana?".

". Bu...ga usah dipikirkan basah atau tidak, sudahlah mari kita nikmati hujan hujan bareng, nikmati saja".

Kudus, 9 maret 2016 (agus family)



Minggu, 06 Maret 2016

ISTRIKU,....AKU SEBENARNYA PUASA...

Lama aku tidak puasa senin- kamis..........
rasanya perasaan untuk melakukan itu begitu kuat, aku rindu
Rindu dengan kedamaian saat berpuasa.................

malam itu menjelang tidur..........
Engkau bilang tubuh terasa capek,..........karena habis pelatihan dari jogja. ya...aku bisa lihat itu, dan akupun menyuruhnya untuk tidur segera. di samping matahari kami yang seharian asyik bermain di tempat mbahnya sampai ga mau pulang.
" tapi...aku kan belum nyetrika seragamnya ayah. Tak weker jam 3 ya". katanya sambil mengatur weker dari hpnya.
"Ok...sekalian aku juga pengen bangun  buat revisi gambar dan sahur..., masalah aku dah janji". Kalau mo jujur, rasanya tubuhku juga sakit. terutama kakiku.

Jam weker dari hp itu berdering seperti biasa jika istriku di rumah, malas bangun menggelayuti.........tapi..bukan aku berdoa kepada Tuhan untuk tambah berusaha menjadi lebih baik???
Jangan...jangan ini adalah pertolongan bagiku untuk bangun, tapi aku ingin tidur lagi. Aku ngantuk.....

beberapa..lama aku memilih untuk tetap berbaring, walaupun akhirnya aku bangun juga untuk mematikan weker HP. Aku melihat istriku terbangun........dan tertidur lagi.

Air wudlu yang terasa dingin membasahi kulitku, dingin...tapi segar rasanya.
Paling tidak berhasil mengusir rasa kantukku.......
Semua perlengkapan sholat aku ambil dan pindah ke kamar anakku yang kosong, aku takut klo aku sholat di kamar ini akan mengganggu mereka. karena kebiasaan untuk mengeraskan sedikit saat baca quran. Paling tidak itu yang aku ketahui.

Meja makan.......
Aku sahur dengan 3 buah pia jogja yang di bawa istriku kemaren :" insya allah berkah". Aku tutup dengan minum air putih.......
Makanan yang aku makan ini lebih baik, karena Rosullah sering berpuasa tanpa sahur karena ketiadaan makanan di rumah. sedang aku...
Aku masih bisa dapati makanan di atas meja , bahkn kalau mau aku bisa makan buah buah di kulkas. Tapi...tidaklah.....insyaallah ini. cukup.

Adzan bergema...memanggil semua orang yang ingin mendapatkan dunia dan seiisinya , seperti dalam sebuah sabda nabi.

Diluar dingin, aku mesti harus sedikit tergesa. masalahnya iqomah sudah.
Sama dari hari ke hari, barisan makmum ini tak lebih 1 shof. itupu hanya 3 orang.

Sepi...tapi itulah nikmat, udara yang segar di daerah kami. Maklum rumah kami ada di daerah atas, daerah perbukitan. Tapi jangan salah, desa kami ini sekarang ditetapkan menjadi desa rintisan wisata di kab. kudus.

Aku berharap bacaan alqur'anku setiap bagi menjadi cahaya bagi diriku dan keluargaku nanti.
Aku berharap dengan membacanya, perasaanku lebih ringan............
aku berharap....Tuhan aka menolongku,
aku berharap..........

Aku bangunkan istriku untuk sholat karena hari kian terang,............
" Jam berapa yah??"
" Mo jam 5, sholat ga?"
" Ya Allah, kok aku ga di bangunin.......". segera dia bangun, dan aku .........

Habis sholat, bidadariku mengambil perlengkapan untuk nyetrika. Sambil di atas meja aku lihat rice cooker itu menanak nasi.

". Ya..Allah ini, bagaimana. Apakah aku harus membatalkan puasa". Pikirku melayang di sela sela memperhatikan komputer.

Jam 06.15 aku mandi aku bangunkan anakku.. buat tak ajak mandi,  tapi...dia minta pake air hangat. Ya udah aku mandi. Sementara istriku di dapur sedang memasak lauk, biasa.................
Semangkok mie goreng dan tahu bakso rasa bandeng. :)

Aku siap untuk berangkat...........si ibu sedang memberi makan anaknya.
" Ga sarapan dulu yah?........................
"puasa?". aku lihat raut mukanya.....................

Masak sih aku akan mengecewakannya, bukankah dia dalam kondisi capek telah berusaha untuk menyediakan makanan untuk kami. Teringatlah aku ketika rosullah sedang berpuasa sunah, dan beliau membatalkan puasanya karena beliau mendapati istrinya memasak untuk beliau. Beliau tak ingin mengecewakan istrinya.

La aku............bagaimana mungkin aku ga mencontoh beliau, manusia paling mulia di muka bumi. Semulia apakah aku sehingga tidak mau mengikuti beliau.

Aku berdiri di samping istriku yang duduk bersama anaknya, aku sentuh pipinya dan berkata : Sebenarnya aku puasaa............tapi aku tidak ingin mengecewakan orang yang dalam kecapaiannya tetep menyediakan makan untuk kami"....

Diapun tersenyum ". ya...."..

Dalam hatiku aku berdoa " Semoga keberkahan atasmu, Janji Allah dan rosulnnya atas istri yang sholeh adalah benar.".


Kudus, 4 maret 2016. ( agus)

Kamis, 11 Februari 2016

BENARKAH KITA SAYANG KELUARGA KITA?

Saat kita melihat selancar di media sosial? apa yang kita lihat?
dengan bangga banyak orang memasang Foto pacarnya, foto anaknya, foto istrinya, dan yang paling jarang kita dapati adalah memasang foto orang tuanya.

Orang tua
Mereka adalah orang yang pertama menangis untuk kita, merawat kita dan...
Coba kita tanyakan pada diri kita sendiri. Seberapa berarti orang tua untuk kita.
Tanyakan pada diri kita seberapa besar kita mengharap keridhoaanya, sebagai wujud syurga yang nampak di bumi.
Coba kita tanyakan pada diri kita : "APAKAH SUDAH HARI INI KITA MENDOAKAN MEREKA, UNTUK KEBAHAGIAN MEREKA DI DUNIA DAN AKHERAT?". Jangan jangan untuk hal yang tidak membutuhkan biaya ini saja kita pelit.

Pasangan Kita (Suami/ istri)
Mereka adalah yang menemani kita setelah orang tua kita, mereka telah merelakan waktunya untuk menemani kita. Mereka dengan tulus mendoakan kita saat kita pamitan untuk pergi..............
Mereka menangis saat kita dalam kesusahan, mereka terus menemani..............
Mari kita lihat lagi, Siapakah mereka? mereka dulu tidak kita kenal, mereka dulu juga tidak mengenal kita.
Namun sekarang, mereka setia menemani kita, merawat anak anak kita.
Mencintai pasangan kita bukan berarti kita memberikan semua yang mereka inginkan, namun.........melarang juga bagian cinta saat itu yang terbaik bagi kedepannya.
Mencintai mereka adalah dengan mendoakan mereka , saat kita berdoa untuk diri kita sendiri bahkan lebih dari itu.
Mencintai mereka adalah dengan berbuat baik bagi orang tua pasangan kita, membantu mereka dan...mendahulukan mereka jika memang diperlukan. 
Dalam Al Qur'an ikatan perkawinan di sebut perjanjian yang kuat , sebuah kata yang hanya di pakai 2 kali yaitu pada ikatan perkawinan dan pada pengambilan janji pada bani israil di gunung tursinai.

Mari kita tanya pada diri kita sendiri "APAKAH SUDAH HARI INI KITA MENDOAKAN MEREKA, UNTUK KEBAHAGIAN MEREKA DI DUNIA DAN AKHERAT. BERHARAP MEREKA MENJADI PASANGAN KITA DI SYURGA?". Jangan jangan untuk hal yang tidak membutuhkan biaya ini saja kita pelit.

Anak Kita
Relakah kita menitipkan emas 1 kg pada pembantu? saya hampir yakin bahwa banyak diantara kita akan menjawab tidak.
Relakah kita menitipkan anak kita pada pembantu? saya hampir yakin , kita akan mengatakan wajar.
Ternyata anak kita seharga apa?
Cinta kita pada anak kita seperti apa?
Saat kita berkata pada anak kita : Jadilah anak yang sholeh nak?" Namun,....sudahkah kita menjadi anak yang soleh bagi orang tua kita? Sudahkah kita menjadi orang tua yang soleh bagi mereka?

Sebenarnya cinta kita kepada mereka seperti apa?

Mereka adalah asset kita di dunia ini dan akherat, sudahkah kita berikan yang terbaik bagi mereka? terutama makanan mereka. Sudah baikkah sumbernya......dan kwalitas makanannya.

Mari kita tanya pada diri kita sendiri "APAKAH SUDAH HARI INI KITA MENDOAKAN MEREKA, UNTUK KEBAHAGIAN MEREKA DI DUNIA DAN AKHERAT. BERHARAP MEREKA MENJADI KELUARGA KITA DI SYURGA?". Jangan jangan untuk hal yang tidak membutuhkan biaya ini saja kita pelit.

Pati, 12 jan 2016
Renungan hari jum'at



Jumat, 30 Oktober 2015

wanita dan pria..........

Wanita itu multi tasking.............
dia bisa banyak berpikir banyak dan mengerjakan pada saat bersamaan..........

Sedang lelaki itu single tasking ya..................
dia hanya bisa melakukan dan berpikir dlam satu masalah saja............

Wanita itu kalau ada masalah bercerita panjang lebar.................
Dia tidak butuh solusi , hanya butuh di dengar............

Lelaki itu kalau ada masalah diam, baru bicara kalau masalahnya selesai...........
Dia hanya butuh didiamkan untuk merecharge 

Cinta bagi wanita adalah perhatian yang utuh...........terutama ucapan " LUV U".
Sedang bagi laki-laki ketika ia mampu mecukupi kebutuhan keluarganya tanpa bicara..........

Wanita dan pria.........
Pola pikir berbeda...............
Kemampuan berbeda..............

Rumah tangga itu............
Di bangun atas 2 cinta dengan perbedaan
2 cinta yang tidak sempurna.........
untuk saling melengkapi dan mengisi....
itulah makna pakaian bagi pasangan


Pati,.....30 oktober 2015



Kamis, 22 Oktober 2015

TANGAN ISTRIKU..........

Lama aku ingin menulis, sebuah catatan kecil yang ada di otak dan batinku. cerita sederhana tentang sebuah tangan. Yaitu tangan ibu dari anakku dan tangan bidadari dunia dan syurgaku.

Aku menulis ini sebagai seorang suami yang memedam segala perasaan, yang menyimpan segala penilaian tentang pasangan dan hanya memanjatkan doa untuknya.

Sebuah rutinnitas dalam keluarga kami, setiap ketika aku mau berangkat kerja istriku menggapai tanganku dan menciumnya. Atau ketika kami sholat bersama.

Perasaan terharu itu......ya..
Tangan itu sekarang menjadi kasar dan penuh kapal.

Ya.....tangan mulia itu, yang disertai keringat mengalir diwajahnya........
Yang mencuci bajuku dan anakku.................
Yang menyetrikan bajuku dan anakku...........
YAng menjaga rumah kami agar agar tetap bersih,.....
yang memelukku saat capai..........

Ya Rabb.....
Ketika aku teringat hadis yang diriwayatkan abu hurairah ra, rosullah berkata kepada putri kesayangannya : "Wahai Fatimah, Kelebihan Wanita yang mengeluarkan Peluh ketika memasak untuk suami dan anaknya, ALLAH akan bina parit anatara dirinya dengan neraka sebagai penghalang dan jarak anatara parit dengan dirinya adalah sejau langit dan bumi".

 Ya Rabb bangunkan parit untuknya yang mengalangi dirinya dengan neraka, jangan biarkan kulit arinya kena pendaran api neraka.

Saat wanita mulia itu tertidur................................
Ada kecapaian di wajahnya..................

(Catatan 1)

Selasa, 04 Agustus 2015

HAK SUAMI DAN ISTRI DALAM KELUARGA

hak suami terhadap istri




Allah berfirman : Hai sekalian manusia, bertaqwalah kepada Rabb-mu yang telah menciptakan kamu dari yang satu, dan daripadanya Allah menciptakan isterinya; dan daripada keduanya Allah memperkembangbiakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertaqwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu. (QS. 4:1)
 

Dan para wanita mempunyai hak yang seimbang dengan kewajibannya menurut cara yang ma'ruf. Akan tetapi para suami, mempunyai saru tingkatan kelebihan daripada isterinya. Dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (QS. 2:228)
 

Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu berkata : Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam ditanya : wanita yang bagaimanakah yang paling baik ? maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menjawab : yang menyenangkannya (suaminya) jika ia memandangnya, taat kepadanya jika dia memerintahkan, dan dia tidak menyelisihinya dalam dirinya dan hartanya dengan sesuatu yang dibencinya. HR. Nasa'i.
 
Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda : jika seorang suami mengajak istrinya ke tempat tidurnya, lalu dia tidak datang kepadanya, kemudian suaminya bermalam dalam keadaan marah, maka malaikat melaknatnya sampai pagi. Muttafaq 'alaih.
 
Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda : tidak halal bagi seorang wanita untuk puasa sedang suami berada padanya kecuali dengan izinnya, dan tidak boleh dia memberikan izin di rumahnya kecuali dengan seizing suaminya pula. Muttafaq 'alaihi.
 
Keterangan :
 

Kaum lelaki mempunyai hak yang agung atas kaum wanita, karena kaum lelaki memperhatikan, memelihara dan melaksanakan kewajiban-kewajibannya terhadap mereka dan sebagai balasan atas kewajiban-kewajiban yang telah diwajibkan oleh Allah atas kaum lelaki yang dapat merealisasikan kebaikan bagi pasangan suami istri dan keluarga secara utuh.
 

Kandungan ayat dan hadits di atas :

Besarnya hak kaum lelaki atas kaum wanita.
 
Kewajiban kaum wanita (istri) untuk taat kepada suami dalam hal kebajikan dan tidak bertentangan dengan perintah Allah, dan bahwa hal tersebut adalah sebab masuk surga bagi kaum wanita.


hak istri atas suami


Allah berfirman :
 
Dan bergaullah dengan mereka ( Istri-istrimu ) secara patut. Kemudian jika kamu tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak . (QS. 4:19)
 

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda : Ya Allah sungguh saya menimpakan kesusahan ( dosa ) kepada orang yang menyia-nyiakan hak dua macam manusia yang lemah yaitu : anak yatim dan wanita ) HR. Nasa'i.
 
Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda : berbuat baiklah kepada kaum wanita, karena dia diciptakan dari tulang rusuk, dan sungguh bagian yang paling bengkok dari tulang rusuk adalah bagian yang paling atas, kalau kamu meluruskannya maka kamu telah mematahkannya.. Muttafaq 'alaihi.
 
Dari Hakim bin Mu'awiyah dari bapaknya bahwa bapaknya berkata : wahai Rasulullah ! apakah hak seorang istri yang harus dipenuhi oleh suaminya ? maka beliau shallallahu 'alaihi wasallam menjawab : kamu memberi makan kepadanya jika kamu makan, dan kamu memberinya pakaian jika kamu berpakaian dan engakau tidak memukul mukanya, tidak menjelek-jelekkannya ( tidak berkata : semoga Allah memburukkan wajahmu ) dan tidak meninggalkannya kecuali dalam rumah. HRm Abu Daud.
 
Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda : ( janganlah seorang mu'min membenci wanita mu'minah, karena jika ia membenci suatu sifatnya, maka dia akan ridha yang lainnya darinya. ) HR. Muslim.
 
Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda : orang mu'min yang paling sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaqnya dan orang-orang terbaik di antara kamu adalah yang terbaik kepada istri-istrinya. HR. Tirmidzi.
 
Dari 'Amr bin Ahwash radhiyallahu 'anhu bahwa dia mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda pada waktu hajji wada' : ingatlah ( saya berwasiat kepada kamu agar berbuat baik pada kaum wanita, maka terimalah wasiatku ini terhadap mereka ) dan berbuat baiklah kepada kaum wanita, karena sesungguhnya mereka pada sisi kalian bagaikan tawanan, dan kamu tidak memiliki dari mereka selain itu. HR. Tirmidzi.
 
Keterangan singkat :

Sebagaimana kaum lelaki mempunyai hak atas istri-istri mereka, demikian pula kaum wanita mempunyai hak atas suami-suami mereka, dan tidak akan berlanjut kehidupan suami istri di atas keadilan yang diperintahkan oleh Allah kecuali jika setiap suami dan istri memenuhi hak-hak di antara mereka.
 

Kesimpulan :

Istri mempunyai hak yang harus dipenuhi oleh suaminya.
 
Wajib berbuat baik kepada kaum wanita.
 
Bimbingan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam agar selalu bersabar terhadap wanita dan berlemah-lembut kepadanya.
 
Bahwa wanita pada suaminya bagaikan tawanan yang lemah, oleh karenanya dia harus dikasihani, dibimbing, dilindungi dan diberikan hak-haknya.
 
Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam membebankan dosa kepada mereka yang menyia-nyiakan hak wanita yang berada di bawah tanggungannya.
 
Bahwa orang yang terbaik di antara kita adalah mereka yang terbaik bagi istri-istrinya.

Senin, 03 Agustus 2015

MEMPERINGATI HARI SUAMI SEDUNIA

SUAMI ITU......BERHARGA

LAKI LAKI adalah ciptaan TUHAN yang paling indah.
Dia banyak MENGALAH dari umur yang sangat muda.

Dia membelanjakan semua duit,
untuk beli HADIAH,
untuk yang dia CINTA,
hanya untuk melihat yang KASIHINYA TERSENYUM.  :)

Dia KORBANKAN masa lajangnya hanya untuk seorang WANITA.......
Dia KORBANKAN masa mudanya demi istri dan anak-anaknya.........
dengan bekerja sampai malam.........TANPA MENGELUH.

Dia bina MASA DEPAN mereka sekeluarga,
Dengan USAHA dan AIR MATANYA yang tertahan,
Melihat kondisi keluarganya dan harapan harapan nya.
KADANG HARUS DENGAN HUTANG.....
Dan Membayarnya Cicilan yang membuat merasa STRESS.....

Dia telah bersusah payah tapi masih dimarahi ISTRI DAN BOSS.
kEHIDUPAN dia berakhir hanya MENGALAH demi KEHABAHAGIAN orang lain.

Kalau dia keluar rumah, KATA ORANG dia NGELAYAP

Kalau dia tinggal di rumah, KATA ORANG dia MALAS

Kalau di NASEHATI ANAK ANAK DENGAN NADA TINGGI,
KATA ORANG dia GALAK.

Kalau dia diam dan Tidak MARAH, KATA ORANG dia laki laki ga TEGAS.

Kalau dia tidak bolehkan istri bekerja, KATA ORANG dia seorang yang MEMBELENGGU dan membunuh POTENSI ISTRINYA. Ini zaman EMANSIPASI katanya.

Kalau dia bolehkan istri bekerja, KATA ORANG dia MAKAN gaji istri.

Kalau dia dengar apa kata IBUNYA, KATA ORANG dia ANAK MAMI.

Kalau dia dengar kata ISTRINYA, KATA ORANG dia DKI (Dibawah Ketiak Istri) dan anggota ISTI (Ikatan Suami Takut Istri).

Kalau Dia banyak MENOLONG WANITa yang membutuhkan, Dia bilang HIDUNG BELANG..............

KAlau gak mau menolong WANITA YANG LAIN, katanya KEJAM......

Tapi di tengah terpaan segala macam tuduhan, Dia tetap TEGAR............

Dialah LAKI-LAKI............

HARGAILAH setiap LAKI-LAKI dalam hidup Anda......
baik AYAH atau SUAMI ANDA atau SAUDARA LELAKI ANDA yang tulang punggung.

ANDA tidak akan pernah tahu apa PENGORBANAN yang sudah dilakukan buat ANDA.

silahkan share ke semua LAKI-LAKI supaya mereka TERSENYUM  dan TERASA RINGANLAH BEBANYA............

ATAU KEPADA SEMUA WANITA agar mereka SADAR bahwa LAKI LAKI ITU AMAT BERHARGA.


kepada Semua SUAMI ANDA ADALAH ORANG HEBAT,
TUHAN PERCAYA KEPADA ANDA UNTUK MEMBAWA BEBAN BERAT DUNIA DAN AKHIRAT KELUARGA ANDA.

SELAMAT HARI SUAMI DAN SEMOGA KEBERKAHAN SERTA KEMUDAHAN UNTUK KALIAN.

Minggu, 21 Juni 2015

BAGI PARA SUAMI DAN ISTRI BACA HINGGA SELESAI....☺

"Assalaamu’alaikum…!” Ucapnya lirih saat memasuki rumah.
Tak ada orang yang menjawab salamnya. Ia tahu istri dan anak-anaknya pasti sudah tidur. Biar malaikat yang menjawab salamku,” begitu pikirnya.
Melewati ruang tamu yang temaram, dia menuju ruang kerjanya. Diletakkannya tas, ponsel dan kunci-kunci di meja kerja.
Setelah itu, barulah ia menuju kamar mandi untuk membersihkan diri dan berganti pakaian.
Sejauh ini, tidak ada satu orang pun anggota keluarga yang terbangun. Rupanya semua tertidur pulas.
Segera ia beranjak menuju kamar tidur. Pelan-pelan dibukanya pintu kamar, ia tidak ingin mengganggu tidur istrinya.

Benar saja istrinya tidak terbangun, tidak menyadari kehadirannya.
Kemudian Amin duduk di pinggir tempat tidur. Dipandanginya dalam-dalam wajah Aminah, istrinya.
Amin segera teringat perkataan almarhum kakeknya, dulu sebelum dia menikah.
Kakeknya mengatakan, jika kamu sudah menikah nanti, jangan berharap kamu punya istri yang sama persis dengan maumu. Karena kamu pun juga tidak sama persis dengan maunya.
Jangan pula berharap mempunyai istri yang punya karakter sama seperti dirimu. Karena suami istri adalah dua orang yang berbeda. Bukan untuk disamakan tapi untuk saling melengkapi.
Jika suatu saat ada yang tidak berkenan di hatimu, atau kamu merasa jengkel, marah, dan perasaan tidak enak yang lainnya, maka lihatlah ketika istrimu tidur....
“Kenapa Kek, kok waktu dia tidur?” tanya Amin kala itu.
“Nanti kamu akan tahu sendiri,” jawab kakeknya singkat.
Waktu itu, Amin tidak sepenuhnya memahami maksud kakeknya, tapi ia tidak bertanya lebih lanjut, karena kakeknya sudah mengisyaratkan untuk membuktikannya sendiri.
Malam ini, ia baru mulai memahaminya. Malam ini, ia menatap wajah istrinya lekat-lekat. Semakin lama dipandangi wajah istrinya, semakin membuncah perasaan di dadanya. Wajah polos istrinya saat tidur benar-benar membuatnya terkesima. Raut muka tanpa polesan, tanpa ekspresi, tanpa kepura-puraan, tanpa dibuat-buat. Pancaran tulus dari kalbu.

Memandanginya menyeruakkan berbagai macam perasaan. Ada rasa sayang, cinta, kasihan, haru, penuh harap dan entah perasaan apa lagi yang tidak bisa ia gambarkan dengan kata-kata.

Dalam batin, dia bergumam,
“Wahai istriku, engkau dulu seorang gadis yang leluasa beraktivitas, banyak hal yang bisa kau perbuat dengan kemampuanmu. Aku yang menjadikanmu seorang istri. Menambahkan kewajiban yang tidak sedikit. Memberikanmu banyak batasan, mengaturmu dengan banyak aturan.
Dan aku pula yang menjadikanmu seorang ibu. Menimpakan tanggung jawab yang tidak ringan. Mengambil hampir semua waktumu untuk aku dan anak-anakku.
Wahai istriku, engkau yang dulu bisa melenggang kemanapun tanpa beban, aku yang memberikan beban di tanganmu, dipundakmu, untuk mengurus keperluanku, guna merawat anak-anakku, juga memelihara rumahku.
Kau relakan waktu dan tenagamu melayaniku dan menyiapkan keperluanku. Kau ikhlaskan rahimmu untuk mengandung anak-anakku, kau tanggalkan segala atributmu untuk menjadi pengasuh anak-anakku, kau buang egomu untuk menaatiku, kau campakkan perasaanmu untuk mematuhiku.
Wahai istriku, di kala susah, kau setia mendampingiku. Ketika sulit, kau tegar di sampingku. Saat sedih, kau pelipur laraku. Dalam lesu, kau penyemangat jiwaku. Bila gundah, kau penyejuk hatiku. Kala bimbang, kau penguat tekadku. Jika lupa, kau yang mengingatkanku. Ketika salah, kau yang menasehatiku.
Wahai istriku, telah sekian lama engkau mendampingiku, kehadiranmu membuatku menjadi sempurna sebagai laki-laki.
Lalu, atas dasar apa aku harus kecewa padamu?
Dengan alasan apa aku perlu marah padamu?
Andai kau punya kesalahan atau kekurangan, semuanya itu tidak cukup bagiku untuk membuatmu menitikkan airmata.
Akulah yang harus membimbingmu. Aku adalah imammu, jika kau melakukan kesalahan, akulah yang harus dipersalahkan karena tidak mampu mengarahkanmu. Jika ada kekurangan pada dirimu, itu bukanlah hal yang perlu dijadikan masalah. Karena kau insan, bukan malaikat.
Maafkan aku istriku, kaupun akan kumaafkan jika punya kesalahan. Mari kita bersama-sama untuk membawa bahtera rumah tangga ini hingga berlabuh di pantai nan indah, dengan hamparan keridhoan Allah swt.
Segala puji hanya untuk Allah swt yang telah memberikanmu sebagai jodohku.”
Tanpa terasa air mata Amin menetes deras di kedua pipinya. Dadanya terasa sesak menahan isak tangis.
Segera ia berbaring di sisi istrinya pelan-pelan. Tak lama kemudian ia pun terlelap.
***
Jam dinding di ruang tengah berdentang dua kali.
Aminah, istri Amin, terperanjat
“Astaghfirullaah, sudah jam dua?”
Dilihatnya sang suami telah pulas di sampingnya. Pelan-pelan ia duduk, sambil memandangi wajah sang suami yang tampak kelelahan.
“Kasihan suamiku, aku tidak tahu kedatangannya. Hari ini aku benar-benar capek, sampai-sampai nggak mendengar apa-apa. Sudah makan apa belum ya dia?” gumamnya dalam hati.
Mau dibangunkan nggak tega, akhirnya cuma dipandangi saja. Semakin lama dipandang, semakin terasa getar di dadanya. Perasaan yang campur aduk, tak bisa diungkapkan dengan kata-kata, hanya hatinya yang bicara.
“Wahai suamiku, aku telah memilihmu untuk menjadi imamku. Aku telah yakin bahwa engkaulah yang terbaik untuk menjadi bapak dari anak-anakku. Begitu besar harapan kusandarkan padamu. Begitu banyak tanggungjawab kupikulkan di pundakmu.
“Wahai suamiku, ketika aku sendiri kau datang menghampiriku. Saat aku lemah, kau ulurkan tanganmu menuntunku. Dalam duka, kau sediakan dadamu untuk merengkuhku. Dengan segala kemampuanmu, kau selalu ingin melindungiku.
“Wahai suamiku, tidak kenal lelah kau berusaha membahagiakanku. Tidak kenal waktu kau tuntaskan tugasmu. Sulit dan beratnya mencari nafkah yang halal tidak menyurutkan langkahmu. Bahkan sering kau lupa memperhatikan dirimu sendiri, demi aku dan anak-anak.

“Lalu, atas dasar apa aku tidak berterimakasih padamu, dengan alasan apa aku tidak berbakti padamu? 
Seberapapun materi yang kau berikan, itu hasil perjuanganmu, buah dari jihadmu.
Jika kau belum sepandai da’i dalam menasehatiku, tapi kesungguhanmu beramal shaleh membanggakanku.

Tekadmu untuk mengajakku dan anak-anak istiqomah di jalan Allah membahagiakanku.

“Maafkan aku wahai suamiku, akupun akan memaafkan kesalahanmu.

Alhamdulillah, segala puji hanya milik Allah yang telah mengirimmu menjadi imamku. Aku akan taat padamu untuk mentaati Allah swt. Aku akan patuh kepadamu untuk menjemput ridho-Nya..”

Rabbana hablana min  azwajina wa dzurriyatina qurrota'ayun waj'alni Lilmutaqinna Imama


COPAS KIRIMAN WA OLEH H A. ANIEQ, 19 Juni 2015

Jumat, 29 Mei 2015

Seorang ibu yang berhasil mencetak keluarga Qur’any

Beberapa hari yang lalu lewat What Apps, seorang teman mengirim artikel sebagai berikut ;

Kisah ini disampaikan oleh seorang pengajar Al-Qur’an Al-Karim di salah satu masjid di Makkah Al-Mukarramah. Ia berkata,”telah datang padaku seorang anak yang ingin mendaftarkan diri dalam  halaqah”. Maka aku bertanya kepadanya,”Apakah engkau hafal sebagian dari Al-Qur’an?”. Ia berkata,”Ya”. Aku berkata kepadanya, ”Bacakan dari juz ‘Amma!” Maka kemudian ia membacanya. Aku bertanya lagi ,”apakah kamu hafal surat tabaarak (Al-Mulk)?” Ia menjawab,”Ya”. Aku pun takjub dengan hafalannya di usia yang masih dini. Aku bertanya kepadanya tentang surat An-Nahl. Ternyata ia hafal juga, maka semakin bertambah kekagumanku atasnya.
Kemudian aku ingin mengujinya dengan surat-surat panjang, aku bertanya,”Apakah engkau hafal surat Al-Baqarah. Ia menjawab,”Ya”. Dan ia membaca surat tersebut tanpa salah sedikitpun. Kemudian aku berkata,”Wahai anakku, apakah kamu hafal Al-Qur’an?” ia menjawab,”ya”. Subhanallah, dan apa yang Allah kehendaki pasti akan terjadi!. Aku memintanya untuk datang esok hari bersama dengan orang tuanya, sedangkan aku sungguh benar-benar takjub. Bagaimana mungkin bapaknya melakukan hal tersebut?!
            
Suatu kejutan besar ketika bapak anak tersebut hadir. Aku melihat penampilannya tidak menunjukkan orang yang komitmen kepada As-Sunnah. Segera ia berkata kepadaku,”Saya tahu anda heran kalau saya adalah ayahnya, tapi saya akan menghilangkan rasa keheranan Anda. Sesungguhnya dibelakang anak ini ada seorang wanita yang setara dengan seribu laki-laki. Aku beritahukan kepada Anda, bahwa aku dirumah memiliki tiga anak yang semuanya hafal Al-Qur’an. Dan anakku yang paling kecil, gadis berusia 4 tahun, sudah hafal juz ‘amma”. Aku kaget dan bertanya,”Bagaimana bisa seperti itu?!” Ia mengatakan bahwa ibu mereka ketika mereka mulai bisa berbicara pada usia bayi, maka ia memulainya dengan menghafalkan Al-Qur’an dan memotivasi mereka untuk itu. Siapa yang menghafal pertama kali, maka dialah yang berhak memilih menu untuk makan malam hari itu. Siapa yang melakukan muraja’ah (setor hafalan) pertama kali, dialah yang berhak memilih kemana kami akan pergi mengisi liburan mingguan. Dan siapa yang mengkhatamkan pertama kali, maka dialah yang berhak menentukan kemana kami harus mengisi liburan.
Seperti inilah istriku menciptakan suasana kompetisi (persaingan) dalam menghafal dan melakukan muraja’ah. Ketika merenungkan dan memikirkan kisah yang penuh pelajaran ini, kami mendapati bahwa seorang wanita shalihah yang senantiasa memperhatikan kebaikan rumah tangganya, maka dialah wanita yang Nabi SAW. Berwasiat pada kaum laki-laki untuk memilih sebagai pasangan hidup. Meninggalkan orientasi harta, kecantikan dan kedudukan.
Maka benarlah ketika Rasulullah SAW. bersabda, “seorang wanita dinikahi karena empat hal, karena hartanya, kedudukannya, kecantikannya dan agamanya. Maka carilah agamanya niscaya kamu beruntung.” (HR. Bukhari).
Nabi SAW. bersabda, “Dunia adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan adalah wanita shalihah” (HR. Muslim)
Selamat atasnya ibu anak tersebut) yang telah menjamin masa depan anak-anaknya dengan menjadikan Al-Qur’an sebagai pemberi syafa’at kepada mereka kelak di hari kiamat.
Nabi SAW. bersabda,”Akan dikatakan kepada orang yang hafal Al-Qur’an pada hari kiamat, bacalah dengan tartil sebagaimana engkau membacanya dalam kehidupan dunia, karena sesungguhnya tempat kembalimu dalam kehidupan akhir adalah sesuai dengan ayat yang dahulu engkau baca” (HR. Ibnu Hibban).
Tentunya risalah ini juga untuk para bapak. Bayangkan wahai para bapak, jika anda menjadikan anak anda hafal Al-Qur’an. Setiap kali ia membaca satu huruf, anda akan mendapatkan pahala setiap huruf yang ia baca dari Al-Qur’an dalam hidupnya. Maka jadilah anda dengan menjaga anak anda untuk menghafalnya dengan pertolongan dari Allah subhanahu wata’ala.

Senin, 25 Mei 2015

BELAJAR JADI AYAH, SATU AYAT AL FALAQ

Minggu malam tanggal 24 Mei 2015.

Pukul 20.30, anakku bilang kepadaku "yah...ayo belajar".
"Tapi ma, ini kan dah malem. rama tidur aja ya. Besuk Pagi kan sekolah". Jawabku
" Kata bu Guru aku harus belajar, biar pintar". Pintanya
"Tapi nak...". kata yang tak ingin aku lanjutkan, sebeenar aku lagi malas, rasanya mataku ngantuk dan capek. Sementara di ruang tengah istriku lagi menyetrika baju yang setumpuk. Padahal dia besuk pagi mesti ke semarang , karena ada acara di dinas provinsi pagi. Katanya sih gapapa bisa tetep berangkat pagi, walaupun aku sendiri ga yakin dia akan bangun pagi. Menurut perhitunganku selesai pasti malem sekitar jam sebelas atau jam dua belas. Dan pagi dia akan bilang ketika dibangunkan" Aku masih ngantuk dan capek". ha....ha....ya sudahlah

" ya, udah kalau gitu ambillah tas mu di kamarmu, belajar e dimana?" tanyaku
"Kamar ayah aja, sambil nonton tv".
"Ga boleh, kalau belajar ya tv di matike". Kemudian dia menuju kamarnya, mengambil tas merah bergambar Mc Queen. Dengan bangga dia tunjukan buku berwarna hijau, yang merupakan buku ketiga baginya di paud.

Pada buku ketiga ini cara bacanya tidak lagi dieja tapi mesti di baca langsung, tapi.....ternyata anakku belum bisa melepas cara bacanya.
" Mas, rama. tidak begitu loh cara bacanya".
"Ndak yah biasanya bu guru itu begitu"
"Itu yang dulu nak, sekarang pindah buku pakai cara baru".
"ga yo yah, salah yo..." dan tidak gunanya debat itu aku lanjutkan hanya akan menambah panjang dan tidak berujung.
"Yo wes lah coba baca" perintahku kepada anakku.

Dia membaca dengan cara yang sama, tapi disaat yang sama aku coba metode yang seharusnya. dia mau tanpa dia sadari.

Selesai sudah belajarnya, kemudian aku bantu merapikan tasnya. ya.....kebiasaan anakku kalau tidak dibantu biasanya ga mau membersihkan.

"Minum yah, susu dalam botol!". Pintanya
"Ga mau, kalau ga hafalkan al falaq dulu"
"Ayo yah minum" rengeknya
"Ga mau, mau nangis sekalipun ayah ga mau. Nak...rama kan dan beberapa kali ga bisa hafal al falaq di sekolahmu".
"ya....ya".

Mulai kami baca, namun .....belum sesuai harapanku. Aku sadar al falaq ayat yang pendek dan membingungkan bagi sebagian orang, karena ada sebagian kata yang di ulang- ulang. Tentu ini akan membuatnya bingung. Apalagi anakku susah sekali untuk fokus, walau seakan dalam ketidak fokusannya itu ia bisa dan kadang melontarkan pertanyaan kristis yang butuh jawaban serius".

" Ya udah mas rama, lihat ayah."
" Kalau Jempol gini berarti ayat 1, telunjuk baca 2, kalau 3 baca ini dan seterusnya. Ayo rama juga jempol".
Dia mengikuti apa yang aku lakuin, tapi............lagi lagi, kayake sesuatu yang sulit. apalagi kalau aku baca dia malah mengikuti yang terakhir saja. tobat...tobat.

"Ya udah nak, satu ayat saja dengerke ayah ya". Sebenernya tidak biasa aku dapati, bisanya dia sudah menangis dan langsung tidur.

" ayo kamu duduk yang bagus" kataku
" lah ayah kok tiduran" hm.....nak nak , kamu ga tau ya kalau aku tiduran ini biar ga emosi, ga marah. ayah ingat hadis rosullah nak, saat kita marah sambil berdiri duduklah dan saat duduk , maka kita harus berbaring. agar marah itu dapat dikendalikan.

Ayah tahu kamu tidak bodoh nak, kamu pinter dan cepet menguasai sesuatu. Tapi......salahkah kalau ayah berharap kali ini. Ya...mungkin ayah salah.

" Nak, ayah hanya berharap satu ayat saja. dengarkan ayah dan baru rama"
" nggih yah".

Ketika kami mulai dari mulai perkata, kemudian aku ajarkan untuk disambung. dia lupa satu kata yaitu birobbil. Mulai lagi dan hasilnya sama. Astagfirullah.

"Gemes aku nak" ibune datang, kemudian mengajar si GFR anak yang cerdas, baik hati dan soleh. Kalau aku diam dan mencari cara. Sampai akhirnya ibunyapun nyerah dan nyetrika lagi.

Aku lihat anakku diam...sampai aku bilang ". nak,..ini yang terakhir kalinya, kalau masih g bisa, minum susunya besuk pagi saja". Ayah percaya padamu nak, kamu bisa. hanya saja kadang kadang engkau suka bercanda dan meyalahkannya.

"Ya Allah, ampunilah dosaku, kebodohanku dan jadilah anakku anak yang saleh dan engkau mudahkan dengan ilmu dunia dan akhirat. Ya Robbi sunggu aku termasuk orang yang zalim.".

Aku mulai dari kata perkata, lalu di gabung dua kata, lalu tiga kata dan akhirnya satu ayat komplit. setelah berkali kali akhirnya anakku bisa.

dan bukan hanya itu, ia terus menyambungnya hingga selesai satu surat. Masya Allah.

"Ayah bangga padamu nak". Dalam hatiku.




Rabu, 20 Mei 2015

RAMA.....BESUK AYAH DATANG NAK.

Kudus, 4 Oktober 2010.

Nak.....mestinya esuk hari bahagiamu, acara akikah telah disiapkan untukmu. Tahu ga kamu Nak...Kakek Nenek telah menyiapkan perjalanan ini beberapa minggu yang lalu, mobil sudah di carter, Kado untukmu sudah dibungkus rapi, makanan untuk selamatanmu juga juga telah dipesan dan siap untuk di hantar di hari bahagiamu. Usiamu Genap SELAPAN ( istilah orang jawa / 36 hari ). Ayah juga telah belikan untuk Merry Go round, pengen sih belikan banyak hal untukmu tapi....ayah tahu kamu sekarang hanya bisa menangis dan tersenyum manis, karena menurut buku yang berfungsi hanya pendengaranmu.

GHILVAN......tahu ga kamu sayang, waktu nenekmu beli baju. Beliau kayak orang bingung, mo beli ini beli itu. terus untuk usia berapa bulan, klo setengah tahun juga gmn??? pertanyaan-pertanyaan sendiri yang dijawab nenekmu sendiri karena senangnya akan bertemu dengan cucunya. Besuk kami semua datang ke tempat kamu Le, jangan Khawatir ya...

FIRDAUS....sesuai namamu yang indah, syurga firdaus. Ada doa yang ayah letakkan di situ. untuk kemuliaan hidupmu kelak....semoga hidupmu penuh dengan kemudahan, keindahan, rasa kasih sayang dan keimanan, kejayaan sehingga di dunia maupun di akhirat nantinya kamu akan selalu menikmati keindahan Syurga Firdaus.

RAMADHAN......Kamu lahir di bulan suci, pada hari ke 21 di bulan ramadhan. Semua indah nak, hari yang bagus, bulan yang bagus, kemudahan melahirkanmu dan pertolongan ALLAH yang dekat saat itu. Padahal kamu tau ga ? Waktu itu Dr. telah memvonis bahwa kamu harus lahir CAESAR karena pertimbangan MEDIS, tapi.... TUHAN berkata lain. Kamu lahir dengan cepat, normal dan selamat.

Tapi Rama....Mbahmu di tulung agung pasti sekarang bingung yang luar biasa, Seharus mereka dengan menyiapkan dengan Tenang AKIKAHAN mu, tapi mereka juga kini harus menjagamu di Rumah sakit. Apalagi Ibumu....aku tahu sifat, melihat lemes, muntah-muntah. Sampe sampe ibumu bilang lebih aku saja yang sakit mas.

RAMA kuatkan dirimu ya sayang, ayo cepet sembuh ya...senyum lagi kayak waktu ayah di sisimu
RAMA, Tuhan telah menolongmu Nak dengan kebesaranNYA, Nak kamu mesti tahu Tuhan seneng kita minta terus....Dia pasti denger doa kita. Kamu harus inget Nak, ada Ayah Ibumu, nenek kakekmu, om dan tante lagi doakan kamu Nak. Semoga Engkau cepet sembuh dan segera pulang dari Rumah sakit. Syukur-syukur hari ini. Amin.

RAMA BESUK AYAH DATANG NAK, CEPAT SEMBUH YA SAYANG.


GHILVAN FIRDAUS RAMADHAN

PENDIDIKAN UNTUK ANAK ALA LUQMAN HAKIM

Yang terdapat dalam QS 31: 12 -19.
1. Menanamkan rasa syukur kepada anak sejak dini.
(12) Dan sesungguhnya telah Kami berikan hikmah kepada Lukman, yaitu: “Bersyukurlah kepada Allah. Dan barang siapa yang bersyukur (kepada Allah), maka sesungguhnya ia bersyukur untuk dirinya sendiri; dan barang siapa yang tidak bersyukur, maka sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji”.

2. Mengajarkan Tauhid Sejak Dini
(13). Dan (ingatlah) ketika Lukman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya: Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan (Allah) sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kelaliman yang besar”.

3. Mengajarkan agar berbuat baik kepada orang tua dalam urusan dunia walaupun terdapat perbedaan pendapat.
(14). Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun.  Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu.
(15). Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan dengan Aku sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya, dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik, dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-Ku, kemudian hanya kepada-Kulah kembalimu, maka Ku-beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.

4. Menanamkan kedisiplinan dan pengertian bahwa semua perbuatan harus bisa dipertanggungjawabkan.
(16). (Lukman berkata): “Hai anakku, sesungguhnya jika ada (sesuatu perbuatan) seberat biji sawi, dan berada dalam batu atau di langit atau di dalam bumi, niscaya Allah akan mendatangkannya (membalasinya).  Sesungguhnya Allah Maha Halus lagi Maha Mengetahui.

5.Mengajarkan anak untuk peduli lingkungan, agar menciptakan lingkungan yang baik dan bersabar jika ada musibah dengan shalat (berdoa).
(17). Hai anakku, dirikanlah salat dan suruhlah (manusia) mengerjakan yang baik dan cegahlah (mereka) dari perbuatan yang mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu. Sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diwajibkan (oleh Allah).

6. Anak tidak boleh sombong dan membanggakan diri
(18). Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.

7. Dalam bersikap dan berbicara harus dengan tutur kata yang lembut
(19). Dan sederhanalah kamu dalam berjalan dan lunakkanlah suaramu. Sesungguhnya seburuk-buruk suara ialah suara keledai.

#PATI - KUDUS# MEI 2013

AJARAN UNTUK DIWARISKANAJARAN UNTUK DIWARISKAN

suami dan istri

Tentang Suami
Hadist ketiga, Nabi Muhammad SAW bersabda: “Dalam Iman, muslim yang paling taat adalah yang berperilaku paling baik, dan yang terbaik diantara kalian adalah yang berperilaku paling baik pada istri-istrinya.”

Hadist keenam, Nabi Muhammad SAW bersabda: “Suami yang beriman tidak boleh membenci istrinya yang beriman. Jika ada sesuatu yang tidak disukai dari sang istri, maka sang suami seharusnya mencari sesuatu yang disukai darinya.”
Hadist ketujuh, Nabi Muhammad SAW bersabda: “Istri selalu diperlakukan dengan baik oleh laki-laki yang luhur dan dipermalukan oleh laki-laki yang keji.”
Tentang istri :
Hadis riwayat Baihaqi
Ingatlah aku telah memberitahukan kalian tentang istri istri kalian yang akan menjadi penduduk syurga, yaitu yang penyayang, banyak anak (subur), dan banyak memberi manfaat kepada suaminya, yang jika ia menyakiti suaminya atau disakiti, ia segera datang hingga berada dipelukan suaminya, kemudian ia berkata: DEMI ALLAH, AKU TIDAK BISA MEMEJAMKAN MATA HINGGA ENGKAU MERIDHAIKU".

Hadist KEDELAPAN: Nabi Muhammad SAW pernah bersabda: “Tidak ada yang lebih baik di dunia ini bagi seorang muslim setelah menyembah Allah, selain mendapatkan istri yang shaleh, cantik apabila dipandang, patuh apabila diperintah, memenuhi sumpah pernikahan, menjaga dirinya dan kekayaan suami di saat suami pergi, mengasuh anak-anaknya, tidak membiarkan orang lain masuk ke rumah tanpa ijin suami, dan tidak menolak apabila suami memanggil ke tempat tidur.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Hadist ketiga belas: Nabi Muhammad SAW pernah bersabda: “Seorang perempuan yang menegakkan sholat lima waktu, berpuasa di bulan Ramadan, dan mematuhi suaminya akan memasuki Surga melalui pintu mana saja dia suka”. (HR. Bukhari dan Muslim)
KELUARGA ITU JALAN KITA, BERSAMA.KELUARGA ITU JALAN KITA, BERSAMA.

Pati, 5 des 2014

PERCAKAPAN DI ICU RSI KUDUS

Saat aku bisa masuk ke icu, kudapati satu kondisi yang tak ingin dan tak pernah aku bayang. Bapak...adalah orang yang aktif dan selalu ada kegiatan hidup. saat itu beliau sudah sadar dari pingsan selama hampir 5 jam karena serangan jantung.

Aku : Pak,........kok bisa begini?
Bapak : Ga ngerti, paling kecapean......
Aku : o......
Bapak : Kemaren kan muter muter buat ngasih santunan anak yatim .......dan malemnya da acara buat pengajian. Wahyu... mana?
Aku : Tadi ada, pulang bawa cucian untuk dicuci dia.
Bapak : Ntar dia kecapaean, 
Aku : Lah....enaknya beli mesin cuci aja pak, biar semua ga terlalu capek.
Bapak : Ga usah
Aku : Kenapa? kan bisa ngirit dan bisa sambil ngerjakan pekerjaan yang lain. Jadi efektif.
Bapak : Jangan, ...Biar mbak jamik yang cuci.....Kasihan dia
Bapak : Biar dia punya penghasilan untuk menyambung hidupnya, 
Aku : Ntar ga puas sama hasilnya?
Bapak : gapapa, .............

Jam besuk dah habis dan aku harus keluar dari ruang ICU, aku..bersama perasaanku.
Dia bapakku, seorang sederhana yang dalam hidup ini hanya ingin orang lainpun bisa hidup lebih baik

Ya Rabb, Berilah beliau ampunan, kesehatan dan iman, Gantila setiap kesedihan beliau dengan kebahagian dan kesempitan dengan kelapangan, serta angkatlah ke derajat yang tinggi. amin.

Kudus, 7 Nov 2014