Selasa, 07 Juni 2016

Renungan puasa hari ke 2, sampah dan kita.

Sore...seorang kawan datang ke ruanganku...
Beliau kemudian bertausiah tapi sekaligus ngudo roso, bahasa indonesianya curhat....

" wes penak kok kurang penak to pak?"...kt temen memberi komen....

Wkk...pengen ketawa aku, tp aku percaya beliau bukan seperti itu...pasti hanya guyon.

Entah gimana ceritanya pembicaraan mengarah ke sampah.....

Aku bertanya ke beliau apa itu sampah????
Karena sadar atau tidak, kita sering kurang memahami kata kata tertentu seperti sampah, bisnis atau marketing...

Aku menunjukan ke beliau...sebuah kertas di tangan, apa ini sampah???
Lalu ia membalasnya dengan mengeluarkan uang 100 rb, ditawarkan ke puji...ya pasti mau, tapi kalau di berikan ke anak 3 tahun, ya malah di sobek- sobek..begitu analogi beliau. Sampah barang tidak memberi manfaat,
Sambil keluaar ruangan...

Ya...ya berarti orang tak tahu definiso sampah, adalah anak umur 3 th ya pak??? Wkkk.....wkkkk

Tak kira di kasih uang buat ber buka, e...ternyata masuk dompet lagi. Ternyata gz jadi sampah...
Wkkk....rkkk

Banyak orang berbicara tentang sampah, banya peraturan mulai..dari undang-undang sampai perbub juga ada...tapi sering kali pengampu kegiatan bingung dalam kegiatannya. Apalagi kalau di mintai data...agak susah banget...dan validitasnya, hanya Tuhan yg tahu.

Sampah secara difinisi umum adalah barang sisa aktifitas manusia yang terbuang atau dibuang dan dianggap tidak bermanfaat..
Sampah dapat berupa cair atau padat..

Sebenarnya kalau bicara sampah, sebenarnya bicara persepsi dan ilmu..

Sampah itu tidak ada, hanya kebodohan kitalah. Sampah itu menjadi ada...

Dalam difinisi yang lain, sampah adalah wujud dari dosa dan kesalahan manusia dalam memandang benda sisa aktifitasnya sehari hari....

Sampah itu ...
Saya ingin membuktikan kepada anda bahwa sampah itu tidak dan hanya persoalan persepsi dan keilmuan belaka..

Saya pernah di pura sebuah peruasahaan besar dan inovatif, bahkan perusahaan ini berskala internasional..di perusahaan ini anda akan mendapati residu dan limbah perusahan diolah menjadi pembangkit listrik yang mampu mengcover kebutuhannya .

Contoh ke 2 di TPA pati, di sini mampu menghasilkan gas yang dipakai oleh 30 rumah tangga secara gratis, bahkan perbicangan dengan staf yang mengurusinya...tercetus pemikiran untuk membuatnya dimasukkan ke tabung agar bisa di simpan atau di jual...yang jadi permasalahan adalah tehnologinya.

Contoh ke 3, BLH  pati lagi gencar gencar membuat tas dari plastik, atau berbagai macam produksi yg memiliki nilai jual.
Saya jadi ingat, suatu saat pernsh menonton tv, kerajinan lampu hias dari botol2 plastik yang nilai ketika di jual berpuluh kali lipat dari ketika membeli botol yang berisi minumannya.

Contoh ke 4, anda tahu rak rak dari partikel pabrikan?? Itu terbuat dari apa??? Bekas gergajian yang di press...

Contoh ke 5, menjadi sedekah
Dalam pengelolaan sisa aktifitas rumah tangga kami. Selalu kami pisahkan botol plastik dan lain lain..yang beberapa hari atau minggu ketika terkumpul lumayan banyak. Kami depan rumah menunggu bapak atau ibu pencari barang bekas untuk dijual. Kami berikan sedekah, kami bisa merasakan kebahagiaan mereka..doa doa mereka meluncur deras untuk kami dan keluarga.
Bahkan di daerah kecamatan jekulo, saya dengar ada sedekah sampah oleh setiap keluarga tiap beberapa minggu sekali untuk perawatan dan pembangunsn musola di kampungnya.

Ada banyak contoh yang ingin saya sampaikan, tapi semoga beberapa contoh diatas menjawab bahwa sampah itu terjadi karena pola pikir kita menganggapnya tidak berguna, pola pikir seperti itu juga karena kebodohan dan kurang ilmu. Yang mengakibatkan tercipta kebiasaan, karena terlalu agung apabila di sebut budaya..

Seperti berita dalam al quran bahwa telah nyata kerusakan di bumi dan lautan akibat tangan manusia...
Coba anda pikir, apakah benar???

Akibat kita membuang sampah
Pernah berpikir bahwa membuang sampsh di sungai itu dosa besar???
Ketika anda membuang sampah di sungai, airnya menjadi tercemar dan beracun. Akibatnya apa? Ikan ikan akan mati, toh kalau hidup , ikan akan membawa kandungan logam berat.
Bagai jika di musim hujan akan terjadi banjir??? Atau sumber mata air akan tercemar..

Kesimpulan andalah yang menentukan itu bermanfaat atau tidak. Menjadi sampah atau barang dengan nilai jual yg tinggi.

Jika anda menafsiri sampah dengan tidsk berguna, maka hidup tidak nyaman.

Tapi bagaimana jika sampah sebush singkatan???

Semoga Allah Mengabulkan Permohonan Atas Hambanya.

Semoga bermanfaat
Kudus, 7 juni 2016 ....by agus










Senin, 06 Juni 2016

Puasa hari ke 1, istriku dan sayur asam..

Hp....berdering...
"Hallo...yah, pulsa listrik mo habis!"...suara jauh di telpon..
"Iya, ntar tak belike..ini lg repot," jawabku
" nek habis gimana, ini mo masak"...
" ya ya ntar tak belike"...sambil berpikir, iya klo pulsa habis dan listrik habis gimana...he..he bisa repot.
Tapi insyaallah cukup..

Jam 16.45 nyampe rumah, aku dapati...lg megang gagang sapu, menari di atas lantai rumah kami untuk mengusir debu debu, agar bersih dan rapi. Keringat membasahi mukanya, menambah elok calon bidadari syurga.

Yah....ada undangan dari pak sutik,

Jam berapa? Aku sambil melepas jaket.

Jam 16.30.

Wes..berarti sekarang ya??, mataku tertarik untuk melihat tudung saji di atas meja makan.
Apa ya isinya?? Batinku

Alhamdulillah, aku dapati dadar, tempe tepung, sambel bawang, segelas teh hangat juga kurma di kulkas....
Sebuah nikmat dan hadiah yg besar di hari puasa pertama tahun ini, tahun 2016..

Semoga rabbku membalas dengan karunia yg lebih baik...amin.

Bagi banyak wanita bekerja, memasak dianggap hal merepotkan, mereka para wanita itu lupa hal mendasar dan sederhana. Rasa masakan itulah yg membuat kita para suami ingin pulang ke rumah..

Hal terpenting, rasullah saw bersabda dalam satu hadis bahwa kita mendapat pahala puasa dengan memberi orang berbuka.

Bayangkan, jika sayur asam seorang istri dan ibu di makan suaminya saja. Seorang wanita mulia itu mendapat 2 pahala puasa dlm satu hari. Sementara suami hanya 1 pahala..

Bagaimana jika di makan 3 orang??? Maka dia akan mendapat 4 pahala puasa..
Itu cara cerdas mendapat pahala puasa berlipat ganda..
Masihkah itu beban bagimu, wahai wanita calon bidadari syurga????

Belum lg pakaian yg di pakai suamimu, itu menjadi pahala bagimu...atas semua aktifitas suamimu yg menjadi ibadah...
Masihkah ini ga penting???

Wanita bekerja adalah karena kemuliaan, tapi jika dengan bekerja dia mengabaikan kebutuhan anak dan suaminya, itu menjadi kerugian..
Karena kesuksesan anak dan suaminya adalah hasil kreasi terbesarnya. Itulah tugas utamanya.


Kudus, 6 juni 2016.
Saat listrik padam...by agus






Jumat, 03 Juni 2016

Mbah...ini untuk puasa

Hari kamis, istriku pulang kerja dengan belanjaan yg banyak. Seperti biasa, habis terima nafkah bulanan yang tidak seberapa jumlahnya dari seorang pegawai rendahan. Gaji yang potongannya lebih besar dibanding yang di bawa pulang.

Apapun itu, semoga barokah untuk keluarga kami. Kata"alhamdulillah" yg meluncur dari mulutnya, seperti air yg sangat menyegarkan di tengah padang pasir.

Kami percaya, Allah maha kaya dan mengkayakan hambanya. Yg mencukupkan semua kebutuhan dan mewakili setiap ada permasalahan....

Tolong bukakan pintu nak, ayah mana?
Tanya istriku pada anaknya yg menghampirinya di depan pintu garasi.

Sholat bu...jawabnya

Terjadi percakapan antara ibu dan anak, sampai, aku selesai sholat. Pintu garasi yg terbuka, segera ibu cantik ini masuk ke dalam rumah. Dengan sekardus belanjaan dan sekantong plastik di atasnya..

Tolong yah, pintanya...untuk mengambil belanjaan itu.

Sebenarnya, tanpa dimintapun aku pasti mengambil..

Tolong buka ya, ...

Siap bos, sambil aku ngeloyor ambil gunting.

Setelah belanjaan dibongkar, dia meminta aku untuk memasukkan minyak goreng, susu dan sarden ke dlm kantong terpisah... "ini untuk persiapan puasa mbahnya rama"..
Barakah Allah, dengan keterbatasan kami. Kami berusaha...

Jadi ingat pesan dalam al qur an, orang beriman itu tidak hanya menafkahksn hartanya saat lapang, tapi juga saat dalam kesempitan.

Juga kami percaya janji Allah dan rosulnya tentang sedekah dan balasannya. Bukankah orang tua itu syurga nampak. Dan balasannya insyaallah dunia dan akherat..

Bungkusan itu diletakkan diatas meja maka, menunggu besuk untuk di kirim...insyaallah.

Subuh hujan deras, namun pagi segera datang dengan mentari yg sumringah...panas hangat kami rasakan

Sebelum berangkat sekolah, anakku diminta ibunya untuk memberikan bungkusan kepada mbahnya, dengan pesan" mbah, ini dari ayah dan ibu untuk persiapan puasa ya".

"Klo aku lupa gimana"..jawabnya

"Nak, bilang ke mbah...ini dari ibu untuk persipan puasa ya"...kataku, namun siganteng ini hanya tertawa dengan gigi yg tinggal dua...

Sampai rumah mbah...
Tolong di bawa nak, pintaku..

Beratnya yah..

Yo wes...di bawah ayah saja...

Ga ga rama dah kuat

Assalamualaikum .....kt mas rama.

Walaikumsalam, sahut suara dari dalam rumah.

Lek...lek, ia berkata pada omnya. Karena simbah masih di dalam kamar.

Ada apa ma? Tanya pakleknya
Ini dari ayah dan ibu untuk persiapan puasa, kata mas rama..

Terimakasih ya ma, jawab omya.

Rama berjalan ke kamar mbahnya yang sudah terbuka....

Mbah...mbah...

Apa nak, jawab simbah..

Ini dari ayah dan ibu untuk persiapan puasa.....

Maturnuwun nggih....
Berangkat sekolah ndak?

Ayo...tapi dianter ayah sampai sekolah...

Iya, ayo...jawabku..


Hari ini....semoga anakku belajar sesuatu, amin..

Kudus, 3 juni 2016, by agus

Selasa, 31 Mei 2016

KENAPA KITA TIDAK MULAI PERUBAHAN DARI LANGKAH KECIL

(1juni, Renungan menjelang ramadhan 2016)
Kebiasaan kita.............
melihat satu kejadian kemudian menyalahkan......
Sudah menjadi biasa banjir terus melanda tiap tahun, apakah kita berbenah setelahnya......
Ternyata tidak, kita masih saja membuang sampah di sungai, di saluran - saluran..

beberapa waktu yang lalu kita begitu terkejut, begitu masifnya kejahatan seksual.....
Kita terkejut????
Kita Sokk....
Kita bingung????
Ramai ramai kita minta penjahatnya di hukumm???
Mereka  penjahat yang hina dan harus di matikan.....

Kita ini.........
kita yang dewasa, jangan jangan mereka belajar dari kita.
Kita memberi contoh ke mereka tanpa kita sadari,
Seakan dengan memberi nasehat, anak itu menjadi baik.
Seakan memberi banyak uang, kita telah memberi pendidikan anak kita.

Apakah para tetua masih mengingatkan umatnya yang salah,
Apakah para anak masih menghormati yang tua,
apakah para ibu bisa mengerti kegelisahan anaknya...

Apakah kita mau melarang orang yang buang sampah di sungai....
Apakah kita mau melarang orang yang bakar sampah, dan
asapnya menyesakkan dada.

Pemimpin yang tidak baik, gambaran masyarakatnya...
Masyarakat yang rusak, kegagalan pemimpinnya..

mari masing masing memikul tanggung jawabnya...

jamgan berharap gelompang perubahan yang besar,
kalau tidak angin yang yang menghembusnya
Jangan harap terang.....kalau kita dalam ruangan tertutup

Tak ada akhir tanpa dimulai berjalan
tak kemulian tanpa derita meraihnya
Tak ada ribuan langkah tanpa satu langkah pertama...

Tak ada tetangga yang tenang jika satu rumah berantakan,
tak ada lingkungan yang damai, jika antar tetangga saling melukai,
tak ada negara yang maju, jika lingkungan semua berseteru...

pati, 1 juni 2016

Senin, 23 Mei 2016

Pesan bapak dan ibu, saat pertama keluar dari rumah...

Tahun 1996, saat aku mulai pendidikan baru di semarang. Aku masih sampai sekarang. Pesan sederhana, pesan membawa impact luar biasa dalam hidupku.

Tak ada pesan beliau, kamu jangan begitu atau begini. Aku di biarkannya menentukan pilihan dan tanggung jawabku sendiri.

Pertama kali aku pamitan, mereka orang tuaku (semoga Allah mengasihi dan menyayangi mereka) berkata:
Gus, sebentar lagi kamu pergi ke semarang dan bapak ibu mu ga bisa ngawasi kamu. Jangan lupa sholat, terserah kamu mau berbuat apa saja. Sekarang tanggungjawabmu sama gusti Allah, kamu sendiri yang akan merasakannya buat masa depanmu.

Yah...aku mungkin terlalu kecil waktu itu untuk memahaminya, namun untuk menjadi doa yg menjagaku....untuk bersyukur dengan sholat..

Sehebat apapun aku hari ini, aku belum tentu mampu seperti mereka yang berjuang dengan doa, keringat dan air mata yg mengering dari mata mereka...

Bapak ibu,
Maafkan aku yang belum mampu membalas
Dan pastinya aku tidak akan mampu untuk itu.

Semoga Tuhanku selalu menjaga kalian, memanjangkan umur kalian dalam keimanan dan keberkahan. Membuka pintu pintu rahmat dan rejeki, membangunkan istana2 yg indah kelak di syurga, menjauhkan fitnah dan bencana.

Amin ya rabbal alamin.

Kudus, 23 mei 2016


Minggu, 22 Mei 2016

Pernikahan bukan untuk bahagia

Pernikahan bukan untuk bahagia????

Selamat berbahagia ya??? Itu ucapan kita kepada orang yg sedang menikah atau ulang tahun..

Atau kita sering mendengarkan dongeng pengantar tidur, bahwa pangeran akhirnya menikah dan berbahagia selama lamanya...

Sadar ga sih kita,bahagia yang indentik dengan kesenangan kesenangan, tanpa ada duka. Padahal hidup ini, hari ini kita tersenyum...besuk kita menangis. Sore kita tertawa lepas, malamnya kita berderai air mata..

Sama seperti siang dan malam...selalu beriringan, sama seperti pria wanita yang ada untuk saling melengkapi.

Bukankah akan lebih indah untuk saling melengkapi, bukan untuk menjadi siapa yang lebih hebat....yang akhirnya saling menyakiti...

Kita mungkin akan bosan lihat di tv, ramai artis itu bercerai atas nama cinta dan demi kebahagian bersama...
Kita mungkin akan bosan lihat gaya selebriti yg mengumbar kemesraan tapi beberapa saat kemudian, mereka berkata tidak ada kecocokan dan terlalu banyak perbedaan.

Pernikahan adalah sarana bukan tujuan
Persahabatan adalah jalan bukan akhir segalanya...

Mari kita mereposisi diri kita, membawa mindset kita kepada seharusnya sebagai manusia, manusia yang harus menjalankan takdir sebagai wakil Tuhan untuk menjadikan bumi ini syurga, untuk menjadi suami yang mampu menjadikan istrinya bidadari,untuk menjadikan keturunannya generasi terbaik, menjadi sahabat yang mampu memberi syafaat dan cahaya.

PAti, 22 Mei 2016 by agus

Kamis, 19 Mei 2016

LIHATLAH ..................

Saat matahari tenggelam..............
Sebagian orang baru memulai hidup....

Ya...Hidup yang orang menjalani dengan segala caranya,
Lihatlah...
Seorang mengeluh dari pagi hingga malam,
seakan tak ada kebahagian

Lihatlah,
Seorang dengan sumpah dan serapahnya,
menumpah kemarahan kepada apa dan siapa saja....
seakan tak ada kebaikan selain dalam dirinya......

Lihatlah,....
Anak kecil yang bermain kemudian bertengkar,
Sejam kemudian mereka bergandeng tangan
Sementara orang mereka tetap tak mau memaafkan apalagi bertegur sapa.

Lihatlah,...
Seorang ibu yang tersenyum dengan ketak syukuran anaknya,
Dalam hatinya yang mungkin sudah bopeng,
Dia selalu melantunkan doa doa dan harapan kebahagian bagi putranya...

Lihatlah,...
Atas nama kebahagian  dan kemulyaan,
orang berlomba mengumpilkan harta dengan segala cara,
Katanya itu memang itu yang harus dilakukan...

Tuhanku....
Engkau dimana???
Kata orang orang yang ingin berputus asa dari cintamu.....

Tuhanku...
Engkau sayang padaku
Kata orang orang yang ingin kasih terbaikmu..

Matahari benar benar telah tenggelam.....
Dan malam benar benar telah menyembunyikan
Kenapa kau umbar perbuatannmu,
seakan itu sebuah kebanggaan untuk orang tahu

Malam benar telah menyembunyikan
dunia dan isinya....