Saat kita melihat selancar di media sosial? apa yang kita lihat?
dengan bangga banyak orang memasang Foto pacarnya, foto anaknya, foto istrinya, dan yang paling jarang kita dapati adalah memasang foto orang tuanya.
Orang tua
Mereka adalah orang yang pertama menangis untuk kita, merawat kita dan...
Coba kita tanyakan pada diri kita sendiri. Seberapa berarti orang tua untuk kita.
Tanyakan pada diri kita seberapa besar kita mengharap keridhoaanya, sebagai wujud syurga yang nampak di bumi.
Coba kita tanyakan pada diri kita : "APAKAH SUDAH HARI INI KITA MENDOAKAN MEREKA, UNTUK KEBAHAGIAN MEREKA DI DUNIA DAN AKHERAT?". Jangan jangan untuk hal yang tidak membutuhkan biaya ini saja kita pelit.
Pasangan Kita (Suami/ istri)
Mereka adalah yang menemani kita setelah orang tua kita, mereka telah merelakan waktunya untuk menemani kita. Mereka dengan tulus mendoakan kita saat kita pamitan untuk pergi..............
Mereka menangis saat kita dalam kesusahan, mereka terus menemani..............
Mari kita lihat lagi, Siapakah mereka? mereka dulu tidak kita kenal, mereka dulu juga tidak mengenal kita.
Namun sekarang, mereka setia menemani kita, merawat anak anak kita.
Mencintai pasangan kita bukan berarti kita memberikan semua yang mereka inginkan, namun.........melarang juga bagian cinta saat itu yang terbaik bagi kedepannya.
Mencintai mereka adalah dengan mendoakan mereka , saat kita berdoa untuk diri kita sendiri bahkan lebih dari itu.
Mencintai mereka adalah dengan berbuat baik bagi orang tua pasangan kita, membantu mereka dan...mendahulukan mereka jika memang diperlukan.
Dalam Al Qur'an ikatan perkawinan di sebut perjanjian yang kuat , sebuah kata yang hanya di pakai 2 kali yaitu pada ikatan perkawinan dan pada pengambilan janji pada bani israil di gunung tursinai.
Mari kita tanya pada diri kita sendiri "APAKAH SUDAH HARI INI KITA MENDOAKAN MEREKA, UNTUK KEBAHAGIAN MEREKA DI DUNIA DAN AKHERAT. BERHARAP MEREKA MENJADI PASANGAN KITA DI SYURGA?". Jangan jangan untuk hal yang tidak membutuhkan biaya ini saja kita pelit.
Anak Kita
Relakah kita menitipkan emas 1 kg pada pembantu? saya hampir yakin bahwa banyak diantara kita akan menjawab tidak.
Relakah kita menitipkan anak kita pada pembantu? saya hampir yakin , kita akan mengatakan wajar.
Ternyata anak kita seharga apa?
Cinta kita pada anak kita seperti apa?
Saat kita berkata pada anak kita : Jadilah anak yang sholeh nak?" Namun,....sudahkah kita menjadi anak yang soleh bagi orang tua kita? Sudahkah kita menjadi orang tua yang soleh bagi mereka?
Sebenarnya cinta kita kepada mereka seperti apa?
Mereka adalah asset kita di dunia ini dan akherat, sudahkah kita berikan yang terbaik bagi mereka? terutama makanan mereka. Sudah baikkah sumbernya......dan kwalitas makanannya.
Mari kita tanya pada diri kita sendiri "APAKAH SUDAH HARI INI KITA MENDOAKAN MEREKA, UNTUK KEBAHAGIAN MEREKA DI DUNIA DAN AKHERAT. BERHARAP MEREKA MENJADI KELUARGA KITA DI SYURGA?". Jangan jangan untuk hal yang tidak membutuhkan biaya ini saja kita pelit.
Pati, 12 jan 2016
Renungan hari jum'at
Kamis, 11 Februari 2016
Senin, 25 Januari 2016
PAKAIAN YANG INDAH BAGI WANITA???
Seorang guru di tanya seorang lelaki muda, " Guru....wanita yang indah itu yang berpakain tertutup atau terbuka?". Guru itu hanya tersenyum...dan mengajak pemuda itu duduk ditaman kota. Kemudian guru itu mendekati sudut dan taman dan mendatangi seorang wanita muda yang pakaiannya tidak sempurna dan orang bilang itulah pakaian modern wujud dari sebuah kebebasan bagi wanita, katanya.
Kemudian guru itu menawarkan 2 buah permen, satu dalam kondisi utuh dan terbungkus sedangkan satunya kondisi utuh namun terbuka.
Guru berkata kepada lelaki muda :" engkau akan lihat, pilihan wanita itu jawaban dari pertanyaanmu itu".
Wanita itu memilih permen yang masih terbungkus, ........
Gurupun tersenyum dan berkata: " wanita itu telah menjawab pertanyaanmu, itu lah yang sebenarnya mereka ingin"
--------------------------------------------000000-----------------------------------------------------
Seorang wanita muslim dalam sebuah seminar di tanya tentang pakaiannya.
" Apakah engkau akan memakai pakaianmu yang membuat engkau tak bebas berekspreksi. Itulah pakaian yang menjadi simbol penindasan".
Wanita yang lain berkata: " Sudah saatnya kita bangkit, apa yang lelaki lakukan kita pasti bisa! Sudah saatnya wanita bicara. Bicara tentang persamaan hak, bicara tentang kebebasan."
Banyak hal yang telah disampaikan dari diskusi tersebut, tibalah saat wanita muslimah itu bicara. Jawabannya mungkin yang paling ditunggu. Atau bisa jadi dia akan dijadikan olok-olokan atas yang ia kenakan. Sebuah baju muslimah yang menutup seluruh tubuhnya.
Wanita itu berkata : Pakaian adalah wujud keagungan dan puncak peradapan manusia. Lihatlah sejarah kita manusia. Ketika manusia di turunkan ke bumi dalam keadaan telanjang kemudian kita tertatih tatih menemukan cara berpakaian yang memiliki fungsi yang bermacam-macam. Lihatlah seluruh dunia, lihatlah wanita wanita eropa dengan pakaian yang anggun. Bukankah kalian mengagungkan Maria, lihatlah cara berpakaiannya? Bukankah kalian mengagungkan bunda theresa , lihatlah cara dia berpakaian? Telanjang adalah kebudayaan purba, dan kita telah mencapai tertinggi sebuah peradaban dengan berpakaian. Pertanyaan sekarang, APAKAH KALIAN INGIN KEMBALI KE PERADABAN PURBA?
--------------------------------------------000000-----------------------------------------------------
Sekarang,....Tinggal kita.......dan cara pandang anda? Hewan itu indahnya berpakaian atau tidak ya?
Pati, 26 jan 2016
Kemudian guru itu menawarkan 2 buah permen, satu dalam kondisi utuh dan terbungkus sedangkan satunya kondisi utuh namun terbuka.
Guru berkata kepada lelaki muda :" engkau akan lihat, pilihan wanita itu jawaban dari pertanyaanmu itu".
Wanita itu memilih permen yang masih terbungkus, ........
Gurupun tersenyum dan berkata: " wanita itu telah menjawab pertanyaanmu, itu lah yang sebenarnya mereka ingin"
--------------------------------------------000000-----------------------------------------------------
Seorang wanita muslim dalam sebuah seminar di tanya tentang pakaiannya.
" Apakah engkau akan memakai pakaianmu yang membuat engkau tak bebas berekspreksi. Itulah pakaian yang menjadi simbol penindasan".
Wanita yang lain berkata: " Sudah saatnya kita bangkit, apa yang lelaki lakukan kita pasti bisa! Sudah saatnya wanita bicara. Bicara tentang persamaan hak, bicara tentang kebebasan."
Banyak hal yang telah disampaikan dari diskusi tersebut, tibalah saat wanita muslimah itu bicara. Jawabannya mungkin yang paling ditunggu. Atau bisa jadi dia akan dijadikan olok-olokan atas yang ia kenakan. Sebuah baju muslimah yang menutup seluruh tubuhnya.
Wanita itu berkata : Pakaian adalah wujud keagungan dan puncak peradapan manusia. Lihatlah sejarah kita manusia. Ketika manusia di turunkan ke bumi dalam keadaan telanjang kemudian kita tertatih tatih menemukan cara berpakaian yang memiliki fungsi yang bermacam-macam. Lihatlah seluruh dunia, lihatlah wanita wanita eropa dengan pakaian yang anggun. Bukankah kalian mengagungkan Maria, lihatlah cara berpakaiannya? Bukankah kalian mengagungkan bunda theresa , lihatlah cara dia berpakaian? Telanjang adalah kebudayaan purba, dan kita telah mencapai tertinggi sebuah peradaban dengan berpakaian. Pertanyaan sekarang, APAKAH KALIAN INGIN KEMBALI KE PERADABAN PURBA?
--------------------------------------------000000-----------------------------------------------------
Sekarang,....Tinggal kita.......dan cara pandang anda? Hewan itu indahnya berpakaian atau tidak ya?
Pati, 26 jan 2016
Kamis, 19 November 2015
PERTANYAAN BIASA.....AKIBATNYA BURUK LUAR BIASA
SEKILAS TERDENGAR BIASA TAPI BISA BERBAHAYA.
1. Saudara laki2nya bertanya saat kunjungan seminggu setelah adik perempuannya melahirkan : "Hadiah apa yang diberikan suamimu setelah engkau melahirkan ?"
"tidak ada" jawab adiknya pendek.
Saudara laki2 nya berkata lagi : "Masa sih, apa engkau tidak berharga disisinya ? aku bahkan sering memberi hadiah istriku walau tanpa alasan yang istimewa".
Siang itu, ketika suaminya lelah pulang dari kantor menemukan istrinya merajuk dirumah, keduanya lalu terlibat pertengkaran. Sebulan kemudian, antara suami istri ini terjadi perceraian.
Dari mana sumber masalahnya ? Dari kalimat sederhana yang diucapkan saudara laki2 kepada adik perempuannya
"tidak ada" jawab adiknya pendek.
Saudara laki2 nya berkata lagi : "Masa sih, apa engkau tidak berharga disisinya ? aku bahkan sering memberi hadiah istriku walau tanpa alasan yang istimewa".
Siang itu, ketika suaminya lelah pulang dari kantor menemukan istrinya merajuk dirumah, keduanya lalu terlibat pertengkaran. Sebulan kemudian, antara suami istri ini terjadi perceraian.
Dari mana sumber masalahnya ? Dari kalimat sederhana yang diucapkan saudara laki2 kepada adik perempuannya
2. Saat arisan seorang ibu bertanya : "Rumahmu ini apa tidak terlalu sempit ? bukankah anak2 mu banyak ?".
Rumah yang tadinya terasa lapang sejak saat itu mulai dirasa sempit oleh penghuninya. Ketenangan pun hilang saat keluarga ini mulai terbelit hutang kala mencoba membeli rumah besar dengan cara kredit ke bank.
Rumah yang tadinya terasa lapang sejak saat itu mulai dirasa sempit oleh penghuninya. Ketenangan pun hilang saat keluarga ini mulai terbelit hutang kala mencoba membeli rumah besar dengan cara kredit ke bank.
3. Seorang teman bertanya : 'Berapa gajimu sebulan kerja di toko itu ?".
Ia menjawab : "1,5 juta rupiah". "Cuma 1,5 juta rupiah? sedikit sekali ia menghargai keringatmu. Apa cukup untuk memenuhi kebutuhan hidupmu ?".
Sejak saat itu ia jadi membenci pekerjaannya. Ia lalu meminta kenaikan gaji pada pemilik toko, pemilik toko menolak dan mem PHK nya. Kini ia malah tidak berpenghasilan dan jadi pengangguran.
Ia menjawab : "1,5 juta rupiah". "Cuma 1,5 juta rupiah? sedikit sekali ia menghargai keringatmu. Apa cukup untuk memenuhi kebutuhan hidupmu ?".
Sejak saat itu ia jadi membenci pekerjaannya. Ia lalu meminta kenaikan gaji pada pemilik toko, pemilik toko menolak dan mem PHK nya. Kini ia malah tidak berpenghasilan dan jadi pengangguran.
4. Seseorang bertanya pada kakek tua itu : "Berapa kali anakmu mengunjungimu dalam sebulan ?" Si kakek menjawab : "Sebulan sekali".
Yang bertanya menimpali : "Wah keterlaluan sekali anak2mu itu. Diusia senjamu ini seharusnya mereka mengunjungimu lebih sering".
Hati si kakek menjadi sempit padahal tadinya ia amat rela terhadap anak2 nya. Ia jadi sering menangis dan ini memperburuk kesehatan dan kondisi badannya.
Yang bertanya menimpali : "Wah keterlaluan sekali anak2mu itu. Diusia senjamu ini seharusnya mereka mengunjungimu lebih sering".
Hati si kakek menjadi sempit padahal tadinya ia amat rela terhadap anak2 nya. Ia jadi sering menangis dan ini memperburuk kesehatan dan kondisi badannya.
Apa sebenarnya keuntungan yang kita dapat ketika bertanya seperti pertanyaan2 diatas ?.
Jagalah diri dari mencampuri kehidupan orang lain. Mengecilkan dunia mereka. Menanamkan rasa tak rela pada yang mereka miliki. Mengkritisi penghasilan dan keluarga mereka dst dst.
Kita akan menjadi agen kerusakan di muka bumi dengan cara ini. Bila ada bom yang meledak cobalah introspeksi diri, bisa jadi kitalah yang menyalakan sumbu nya.
Ganti dg hal2 yg mencerahkan serta mndorong tiap orang selalu bersyukur atas tiap keadaan..srta ajak utk lbh bnyak beramal shaleh...
Ganti dg hal2 yg mencerahkan serta mndorong tiap orang selalu bersyukur atas tiap keadaan..srta ajak utk lbh bnyak beramal shaleh...
Semoga bermanfaat.
(Nasehat indah dari bang Remy Arriza Balaga hafizahullah)
Copas Dari Teman
TEMAN ITU............................
Suatu saat pemilik kebun yang kaya mengatakan kepada temannya bahwa karna usahanya semua itu. Toh...kalau akhirnya akherat memang ada, dia pasti mendapat karunia yang baik di sana, jauh lebih baik dari temannya.
Sang teman menasehati pemilik kebun yang kaya, supaya ia bersyukur dan ketika masuk ke kebunya supaya mengatakan :" Masyaallah, la khaula wa la kuwata illa billah ". Agar ia kembali ke jalan yang benar.
Benarlah......ALLAH mengirim petir dan menghancurkan kebun pemilik kaya menjelang panen dan menyurutkan air ke dalam bumi sehingga kering keadaannya.
Dan sadarlah pemilik kebun yang kaya tadi , dia bertobat berkat doa temannya ......................dia beruntung, dia mendapat kesempatan bertaubat ketika masih hidup. Terus.............kita, apakah akan punya kesempatan yang sama. Kesempatan untuk bertaubat ketika masih hidup??? karena di alqur'an juga di kisah 2 teman, yang berkata kepada temannya di akherat ". Hampir saja engkau mencelakakan aku, jika bukan karena rahmat Tuhanku". kepada temannya yang ada di neraka.
Kadang kita sungkan untuk menasehati teman atas nama penghormatan dan privasi, tapi..........bisa jadi kita bukan teman yang baik, bukan teman yang menyayangi teman kita, yang membiarkan teman kita jatuh dalam kesalahan kesalahannya.
Kadang juga kita, merasa tidak suka atas nasehat seorang teman. karena menyinggung kebiasaan dan hobi kita. Apalagi yang menasehati itu bukan selevel kita.
Mari kita becermin, dan berkata pada diri kita. Kita ini teman seperti apa?
Pati, 20/11/2015
Minggu, 01 November 2015
Bubur dan Keselamatan.........................., Dimanakah janji kita kepada ALLAH?
Sabtu 29 okt 2015, Aku meminta tolong memasang asbes seseorang untuk merehab asbes di atas garasi. YAh..........hitung hitung persiapan dalam rangka menghadapi musim penghujan. Cos yang sudah sudah.....banjir juga garasinya.
Setahuku paku paku payungnya mulai kendor, di sebabkan angin yang lumayan kencang di rumah kami. MAklum rumah kami termasuk pegunungan. Apalagi semenjak gunung gunung itu habis diratakan sama Back HOe buat jadi tanah urug di banyak tempat. Anginnya semakin menjadi.
Apa daya ...........rencana dengan harapan menjadi berbeda. Asbes kami pecah berantakan. Kini.........dilema. Aku hanya tersenyum......senyum......senyum...........
Klo tak balikin asbes ntar bocor lagi juga waktunya g panjang, kalau jadi genting........butuh modal banyak nih. Astagfirullah.................( Pikirku).
Ya udahlah bismillah saja......jadi genting...
Kami akhirnya pontang panting cari kayu, cari genting......................
Malamnya aku dapati garasiku bebas menatap langit.............
Bintang bintang bebas ........................masuk ke dalam rumah,
Tapi.....hatiku menjadi dag dig dug............
Ketika awan berarak....gerimispun mulai turun...........
Aku mesti mindah tempat sepatu dan lain lain nih............
" Ya Allah kehendakmu yang terbaik aku berserah.....
Jika hujan terjadipun dan semua basah aku hanya ingin berdoa " Allahumma shoyyiban Nafi'an".
Lanjut hari kedua...........
Aku sudah meminta untuk membuat mal dengan genteng yang sudah ada, karena genteng kudus itu jaraknya antara 22 - 23 cm.
Seharian penuh kami, aku pun mesti ikut membantu di siang yang sangat panas, dan ternyata butuh perjuangan sangat. sangat apa ya...............yah... pokoknya gitulah.
Nasehat untuk diriku". Sabar.........".
Habis ashar pekerjaan tinggal pasang genteng............, menjadi galau saat mendung tiba tiba menebal... Ya Allah, belum lagi aku harus naik turun tangga untuk memenuhi kebutuhan anakku yang minta ini dan itu. Maklumlah.........ibunya g di rumah, dan sejak jum'at kemaren ada di bandung. Nasehat untuk diriku ". Sabar.............".
Sebagian genteng sudah susah payah sebagian kami langsir,......timbul perasaan raguku....
aku minta tolong untuk di coba dulu sebelum semua naik.....dan ternyata..............................
ga dapat di pasang, jarak antar reng hanya di buat 20 cm.............. (Ya........Allah, lemas jadinya, pengen marah...........tapi sama siapa, nggondok juga g buat pekerjaan rampung).
Yang buat aku heran lagi adalah adanya komentar bahwa aku harus buat bubur arang kambang, karena pekerjaan mulainya tidak di buburkan sehingga banyak kesalahan. Kita kan orang jawa, orang jawa itu mesti seperti itu.
Astagfirullah....,
Bagaimana mungkin kata- kata itu meluncur dari seorang guru ngaji,.........yah....bukan salahnya juga sih, itu juga saran menurut keilmuannya.
Bukan masalah buburnya, kalau bubur itu di buat untuk dimakan bagi saya ga masalah, yang jadi masalah bagiku adalah ketika keyakinan bahwa dengan buat bubur jadi tercipta keselamatan itu terjadi.
Bagaimana janji kepada Allah saat kita shalat, " sesungguhnya sholatku, ibadahku,hidupku dan matiku hanya untuk ALLAH Rabb semesta alam".
Lihat bagaimana dalam surat al ikhlas ayat 2 ". Allah tempat bergantung".
Kita memang orang jawa , tapi jalan hidup kita adalah adalah islam.
Keselamatan bukan pada bubur tapi ALLAH lah pemilik keselamatan, semoga tulisane ini bermanfaat, amin.
Kudus, 1 nov 2015
Setahuku paku paku payungnya mulai kendor, di sebabkan angin yang lumayan kencang di rumah kami. MAklum rumah kami termasuk pegunungan. Apalagi semenjak gunung gunung itu habis diratakan sama Back HOe buat jadi tanah urug di banyak tempat. Anginnya semakin menjadi.
Apa daya ...........rencana dengan harapan menjadi berbeda. Asbes kami pecah berantakan. Kini.........dilema. Aku hanya tersenyum......senyum......senyum...........
Klo tak balikin asbes ntar bocor lagi juga waktunya g panjang, kalau jadi genting........butuh modal banyak nih. Astagfirullah.................( Pikirku).
Ya udahlah bismillah saja......jadi genting...
Kami akhirnya pontang panting cari kayu, cari genting......................
Malamnya aku dapati garasiku bebas menatap langit.............
Bintang bintang bebas ........................masuk ke dalam rumah,
Tapi.....hatiku menjadi dag dig dug............
Ketika awan berarak....gerimispun mulai turun...........
Aku mesti mindah tempat sepatu dan lain lain nih............
" Ya Allah kehendakmu yang terbaik aku berserah.....
Jika hujan terjadipun dan semua basah aku hanya ingin berdoa " Allahumma shoyyiban Nafi'an".
Lanjut hari kedua...........
Aku sudah meminta untuk membuat mal dengan genteng yang sudah ada, karena genteng kudus itu jaraknya antara 22 - 23 cm.
Seharian penuh kami, aku pun mesti ikut membantu di siang yang sangat panas, dan ternyata butuh perjuangan sangat. sangat apa ya...............yah... pokoknya gitulah.
Nasehat untuk diriku". Sabar.........".
Habis ashar pekerjaan tinggal pasang genteng............, menjadi galau saat mendung tiba tiba menebal... Ya Allah, belum lagi aku harus naik turun tangga untuk memenuhi kebutuhan anakku yang minta ini dan itu. Maklumlah.........ibunya g di rumah, dan sejak jum'at kemaren ada di bandung. Nasehat untuk diriku ". Sabar.............".
Sebagian genteng sudah susah payah sebagian kami langsir,......timbul perasaan raguku....
aku minta tolong untuk di coba dulu sebelum semua naik.....dan ternyata..............................
ga dapat di pasang, jarak antar reng hanya di buat 20 cm.............. (Ya........Allah, lemas jadinya, pengen marah...........tapi sama siapa, nggondok juga g buat pekerjaan rampung).
Yang buat aku heran lagi adalah adanya komentar bahwa aku harus buat bubur arang kambang, karena pekerjaan mulainya tidak di buburkan sehingga banyak kesalahan. Kita kan orang jawa, orang jawa itu mesti seperti itu.
Astagfirullah....,
Bagaimana mungkin kata- kata itu meluncur dari seorang guru ngaji,.........yah....bukan salahnya juga sih, itu juga saran menurut keilmuannya.
Bukan masalah buburnya, kalau bubur itu di buat untuk dimakan bagi saya ga masalah, yang jadi masalah bagiku adalah ketika keyakinan bahwa dengan buat bubur jadi tercipta keselamatan itu terjadi.
Bagaimana janji kepada Allah saat kita shalat, " sesungguhnya sholatku, ibadahku,hidupku dan matiku hanya untuk ALLAH Rabb semesta alam".
Lihat bagaimana dalam surat al ikhlas ayat 2 ". Allah tempat bergantung".
Kita memang orang jawa , tapi jalan hidup kita adalah adalah islam.
Keselamatan bukan pada bubur tapi ALLAH lah pemilik keselamatan, semoga tulisane ini bermanfaat, amin.
Kudus, 1 nov 2015
Jumat, 30 Oktober 2015
wanita dan pria..........
Wanita itu multi tasking.............
dia bisa banyak berpikir banyak dan mengerjakan pada saat bersamaan..........
Sedang lelaki itu single tasking ya..................
dia hanya bisa melakukan dan berpikir dlam satu masalah saja............
Wanita itu kalau ada masalah bercerita panjang lebar.................
Dia tidak butuh solusi , hanya butuh di dengar............
Lelaki itu kalau ada masalah diam, baru bicara kalau masalahnya selesai...........
Dia hanya butuh didiamkan untuk merecharge
Cinta bagi wanita adalah perhatian yang utuh...........terutama ucapan " LUV U".
Sedang bagi laki-laki ketika ia mampu mecukupi kebutuhan keluarganya tanpa bicara..........
Wanita dan pria.........
Pola pikir berbeda...............
Kemampuan berbeda..............
Rumah tangga itu............
Di bangun atas 2 cinta dengan perbedaan
2 cinta yang tidak sempurna.........
untuk saling melengkapi dan mengisi....
itulah makna pakaian bagi pasangan
Pati,.....30 oktober 2015
Kamis, 22 Oktober 2015
TANGAN ISTRIKU..........
Lama aku ingin menulis, sebuah catatan kecil yang ada di otak dan batinku. cerita sederhana tentang sebuah tangan. Yaitu tangan ibu dari anakku dan tangan bidadari dunia dan syurgaku.
Aku menulis ini sebagai seorang suami yang memedam segala perasaan, yang menyimpan segala penilaian tentang pasangan dan hanya memanjatkan doa untuknya.
Sebuah rutinnitas dalam keluarga kami, setiap ketika aku mau berangkat kerja istriku menggapai tanganku dan menciumnya. Atau ketika kami sholat bersama.
Perasaan terharu itu......ya..
Tangan itu sekarang menjadi kasar dan penuh kapal.
Ya.....tangan mulia itu, yang disertai keringat mengalir diwajahnya........
Yang mencuci bajuku dan anakku.................
Yang menyetrikan bajuku dan anakku...........
YAng menjaga rumah kami agar agar tetap bersih,.....
yang memelukku saat capai..........
Ya Rabb.....
Ketika aku teringat hadis yang diriwayatkan abu hurairah ra, rosullah berkata kepada putri kesayangannya : "Wahai Fatimah, Kelebihan Wanita yang mengeluarkan Peluh ketika memasak untuk suami dan anaknya, ALLAH akan bina parit anatara dirinya dengan neraka sebagai penghalang dan jarak anatara parit dengan dirinya adalah sejau langit dan bumi".
Ya Rabb bangunkan parit untuknya yang mengalangi dirinya dengan neraka, jangan biarkan kulit arinya kena pendaran api neraka.
Saat wanita mulia itu tertidur................................
Ada kecapaian di wajahnya..................
(Catatan 1)
Aku menulis ini sebagai seorang suami yang memedam segala perasaan, yang menyimpan segala penilaian tentang pasangan dan hanya memanjatkan doa untuknya.
Sebuah rutinnitas dalam keluarga kami, setiap ketika aku mau berangkat kerja istriku menggapai tanganku dan menciumnya. Atau ketika kami sholat bersama.
Perasaan terharu itu......ya..
Tangan itu sekarang menjadi kasar dan penuh kapal.
Ya.....tangan mulia itu, yang disertai keringat mengalir diwajahnya........
Yang mencuci bajuku dan anakku.................
Yang menyetrikan bajuku dan anakku...........
YAng menjaga rumah kami agar agar tetap bersih,.....
yang memelukku saat capai..........
Ya Rabb.....
Ketika aku teringat hadis yang diriwayatkan abu hurairah ra, rosullah berkata kepada putri kesayangannya : "Wahai Fatimah, Kelebihan Wanita yang mengeluarkan Peluh ketika memasak untuk suami dan anaknya, ALLAH akan bina parit anatara dirinya dengan neraka sebagai penghalang dan jarak anatara parit dengan dirinya adalah sejau langit dan bumi".
Ya Rabb bangunkan parit untuknya yang mengalangi dirinya dengan neraka, jangan biarkan kulit arinya kena pendaran api neraka.
Saat wanita mulia itu tertidur................................
Ada kecapaian di wajahnya..................
(Catatan 1)
Langganan:
Postingan (Atom)